Jika bibir pemanis kata, jangan jadikan ia penyebabnya luka Jika hati penglipur lara, jangan jadikan ia duri di dada meluka Jangan hidup tidak bahagia, jika hanya karena manisnya bibir manusia Selengkapnya
Penulis: Siti Nurbaya AZ
Asa di ujung Senja
Jauh mata memandang Hanya kabut yang terlihat jelas Aku melangkah menebar asa menjala impian Tapi asaku tak kesampaian Jauh mata memandang Berharap kabut menghilang di depan Aku merajut asa Selengkapnya
Lelah Tak Mau Pergi
Ketika jemari tak lagi dapat merasakan dirimu Aku kaku dalam rindu yang mencekam dalam tak terbatas Aku melemah dalam sendu yang mencekik dan meremukkan jiwa Ada gejolak rasa yang menghempas Selengkapnya
Duhai Penguasa
Sang penguasa dalam kegelapan Sang penguasa tidak ada ke adilan Aku bukan berharap padamu Tapi mungkin aku di uji dengan keberadaanmu Langkah kaki ku terhenti sejenak Aku bertanya kepada Selengkapnya
SIAPALAH AKU INI
Hidup terasa sendiri Tiada yang tahu isi hatiku ini Mati pun nanti pasti sendiri Hanya amal yang menemani Bukan harta duniawi Bukan pasangan hidup atau anak-anak yang kita miliki Bukan Selengkapnya
Jalan Cintaku (2)
Tak ada kata – kata yang keluar dari mulut bang dahlan, hanya menyimak suara yang keluar dari mulut mak long dan si dani kecil yang sedang suka – sukanya berbicara. Selengkapnya
Jalan Cintaku (1)
Senyum manisnya membuatku jatuh cinta, sesekali dia berlari kearahku. Lucu mau menganggu tapi tidak mau diganggu, netraku terus mengawasinya. Teriakan kecil lucu mengusik kalbuku membuatku semakin cinta kepadanya. Sudah beberapa Selengkapnya
Abu – Abu Cintaku (2)
Aku terus memikirkan hubunganku dengan Indra, Indra selalu menyanyangiku hanya mengecup pucuk kepalaku tidak lebih, jika aku meminta lebih Indra selalu berkata belum saatnya karena itu rasa cintaku kepada Indra Selengkapnya
Cintaku (1)
Pagi ini terasa lebih dingin dari biasanya, aku memandang kesebelah kosong, sudah beberapa malam ini tempat itu tidak berpenghuni. Kemana gerangan perginya sosok lelaki yang bergelar suamiku, alasan pekerjaan yang Selengkapnya
Abu – Abu Cintaku (1)
Senja tak lagi membuatku merindukannya, lembayung dengan warna jingganya tidak memberikan makna. Dulu aku sangat menikmati pemandangan dikala senja, berlama – lama hanya memandangnya duduk dalam dekapanmu. Harum aroma badanmu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





