Keheningan pagi selalu menganggu tidur lelapku, entah karena sudah dari kecil dibisakan oleh orang tuaku untuk selalu bangun sebelum subuh. “ Sri jangan sampai rezeki mu di patuk dan dimakan Selengkapnya
Penulis: Siti Nurbaya AZ
Bukan Penulis (Part akhir)
Hampir setengah hari Ibu di rumah, setelah Ibu aku hanya menduga – duga apa yang terjadi dengan Ayah. Sampai segitunya Ayah depresi dengan kepergian Lia, walaupun Aku bukan anak Ayah Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 8)
“Kau dan Anak laknatmu membuat Anakku meninggal.” “Ayah pelankan suaramu, jangan sampai Ila mendengarnya. Ila tidak bersalah dalam hal ini. “Ingat Yah, Bang Faisal yang menyangupi menikahiku walaupun Ayah tahu Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 7)
Isak tangis tak bisa berhenti dari mulut Ibu, setelah melihat dan memastikan bahwa mayat yang dihadapan kami saat ini benar mayat adikku Lia. Sementara Ayah langsung terduduk lemas bagai tidak Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 6)
Bunyi mobil berhenti dari arah depan rumahku membuat mata Ayah, Ibu dan Aku memandang ke arah pintu depan. Aku melihat Ayah melepakan pelukkan dari Ibu, berdiri dan berjalan menuju pintu Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 5)
Tertatih berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu, sholat semoga doaku di ijabah Allah, Aku hanya mau Ayah sedikit menyayangiku saja, amin. “Ila.” Suara ketukan dan panggilan Ibu di pintu Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 4)
Assalamualaikum.” Aku mengucapkan salam setelah sampai di depan pintu rumahku, ojek online sudah pergi. “Walaikumsallam.” Suara Ibu menyahut salam yang aku berikan “Sudah sampai, bagaimana kakimu Ila terasa sakit hari Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 3)
Semula niatku untuk masuk kerja tapi.setelah meninggalkan rumah aku urungkan niatku, aku meminta ojek online yang mengantarku memutar arah ke masjid diantara perjalanan menuju kantor. Tak lupa aku meminta tukang Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 2)
Tidakkah Ayah tahu kenapa aku selalu memilih di luar dari berkumpul di rumah bersama Ayah, Ibu,dan Lia. Setiap kami berkumpul selalu saja Ayah mencari kekuranganku, dan Ibu selalu diam. Dan Selengkapnya
Bukan Penulis (Part 1)
Jenuh seringkali melanda, aku biasanya hanya memainkan game untuk mengusirnya. Apalagi seperti saat ini, rindu bercampur jenuh sudah hampir sepekan aku tidak bisa kemana – mana. Bukan karena kantong lagi Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 66
- 67
- 68
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












