Terima Saja Tung Widut   Pasang surat kehidupan Kata orang kadang di atas kadang di bawah Ibarat roda berputar Terima saja   Kala malam ini harus menelan butir-butir obat

Cobaan

    Cobaan Tung Widut   Sebegitu berat coba yang kau temui Dalam hidup tiada henti Ketika manja telah mengubah Berganti datang duka berkepanjangan   Wajahmu yang dulu paling ayu

Siang Bulan November

Siang Bulan November Tung Widut   Tengah hari di suatu siang Matahari mengubah semua Jani putih Silau sampai pada hati Mata seakan tak mampu memaknakan  suasan   Keringat mengucur Tanpa

Bersyukur

Bersyukur Atas Rahmat Mu Tung Widut   Tuhan maha segalanya Segala kenikmatan tak mampu didustakan Memenuhi segala permintaan   Perjuangan dan pengorbanan Dalam bentuk tak terlihat hanya dirasakan Derai tangis

Doa

Doa Tung Widut   Hanya kepada Mu aku meminta Sang penguasa jagat raya Memberi titah atas keberhasilan Untuk umat semua   Kabulkan segala doa Lancarkan ananda Yang menghadapi ujian Sebagai

Malam Bercahaya

Malam Bercahaya Tung Widut   Malam ini penuh bintang Bercahaya menari di gelap malam Menyapa rembulan bulat bersinar Mengajak berdansa bersama   Wahai bumi Aku menghiasi langit dengan ikhlas Sekilas

Buih di Atas Air

Buih  di Atas Air Tung Widut   Riak sungai  bercerita Derasnya arus menciptakan buih suci Menyapa para pencari keindahan alam Datang tiap senja   Sambil menikmati indahnya jingga Ufuk  barat

Daun Berdebu

Debu di atas Daun Tung Widut   Debu di atas daun Membalut luka menanti hujan Tak mampu menampakan hijau merayu Hanya kuyu terbalut debu   Terik membuat merana Tak mampu

Terbang Diantara Bintang

  Harapan Setinggi Bintang Tung Widut   Harapan meraih bintang Terbang tinggi bersama sejuta bintang Walau setitik karya yang tak bermakna Sebuah hasil imajinasi yang terungkap   Berjuta harapan Doa 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.