Canda Si Kecil

  Canda Si Kecil Tung Widut   Canada si kecil Meredam panas terik matahari Jerit mereka menyirnakan rasa panas Tak perduli yang terjadi Berlari bercanda tawa   Dengan riang berteriak

Undangan Pernikahan ke Dua

  Undangan Pernikahan ke Dua Tung Widut   Mahmudi seorang  lelaki yang  membuat Yulainar patah hati.  35 tahun lalu  setiap hari Mahmudi  menjeput dan mengantarnya pulang sekolah.  Bukan rahasia lagi

  Terima Saja Tung Widut   Pasang surat kehidupan Kata orang kadang di atas kadang di bawah Ibarat roda berputar Terima saja   Kala malam ini harus menelan butir-butir obat

Cobaan

    Cobaan Tung Widut   Sebegitu berat coba yang kau temui Dalam hidup tiada henti Ketika manja telah mengubah Berganti datang duka berkepanjangan   Wajahmu yang dulu paling ayu

Siang Bulan November

Siang Bulan November Tung Widut   Tengah hari di suatu siang Matahari mengubah semua Jani putih Silau sampai pada hati Mata seakan tak mampu memaknakan  suasan   Keringat mengucur Tanpa

Bersyukur

Bersyukur Atas Rahmat Mu Tung Widut   Tuhan maha segalanya Segala kenikmatan tak mampu didustakan Memenuhi segala permintaan   Perjuangan dan pengorbanan Dalam bentuk tak terlihat hanya dirasakan Derai tangis

Doa

Doa Tung Widut   Hanya kepada Mu aku meminta Sang penguasa jagat raya Memberi titah atas keberhasilan Untuk umat semua   Kabulkan segala doa Lancarkan ananda Yang menghadapi ujian Sebagai

Malam Bercahaya

Malam Bercahaya Tung Widut   Malam ini penuh bintang Bercahaya menari di gelap malam Menyapa rembulan bulat bersinar Mengajak berdansa bersama   Wahai bumi Aku menghiasi langit dengan ikhlas Sekilas

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.