Bulan di Atas Rintik Tung Widut Gelap terhias rembulan sabit Mendung yang berarak tak pedulikan cahaya indah Seakan bangga dengan cara mereka Berlari meninggalkannya dalam diam Berpasang mata menikmati keindahan Selengkapnya
Penulis: Widut
Mengingatmu dalam Waktu
Mengingatmu dalam Waktu Tung Widut Pagi yang sekarang cerah Matahari nanar melihat sisa bencana Saat pagi itu Hujan turun melenyapkan waktu Tak mampu ditembus Terlalu berat dirasa dengan hati tulus Selengkapnya
Rembulan Tanpa Hujan
Rembulan Tanpa Hujan Tung Widut Senja merangkak malam Langit gulita tanpa awan Hujan tak datang kali ini Sebagai penyekat keindahan hakiki Saat mendongak ke atas Bulan sabit tampak terang Selengkapnya
Hujan Datanglah
Hujan Datanglah Tung Widut Merindu mu saat matahari menyengat Keringat bercucuran Membasahi tubuh Hawa tak tentu merenggut kenyamanan Adakah kasih yang memberi kesejukan Datang mu dirindukan saat ini Tanah Selengkapnya
Merasakan Tak Hadirmu Tung Widut Berhari kau tak datang Hanya angin yang tak membawa kabar Tentangmu yang kemarin menyala riang Sampai ku tak mampu berkata Ku rasa kerinduan padamu Pada Selengkapnya
Gadis Berpayung Merah
Gadis Berpayung Merah Tung Widut Rintik hujan mengawali deras Doa dalam surau terdengar Para gadis kecil berlomba mengucap sekuat tenaga Melawan suara hujan yang berdenting di atas atap Langit Selengkapnya
Matahari dan Hujan
Apakah Matahari Tak Kenal Hujan? Tung Widut Siang mulai meraja Sinar mentari membakar seisi dunia Sangat panas terasa Tak seperti biasa Hari-hari dalam musim penghujan Hanya redup yang terasa dan Selengkapnya
Bila Siang Tanpa Hujan
Bila Siang Tanpa Hujan Tung Widut Kala awan terlihat jelas Menghiasi langit biru enak dipandang Dedaunan gemulai ditiup angin Betapa indah Allah menciptakan Kali ini kau tak datang Sebagai penghalang Selengkapnya
Bagai Rintik Hujan
Bagai Hujan Rintik Tung Widut Pagi menjelang matahari tak terang Rasa hati sama sepertinya Mendung menggelantung hitam pekat Tak bisa dielak walau sekejap Rasaku hari ini masih seperti kemarin Selengkapnya
Tanpa Hujan di Kotamu
Tanpa Hujan di Kotamu Tung Widut Dari dalam kereta ekonomi Aku merasa ada rindu masa itu Saat perkenalan lewat dumai Mengenalmu bagai mimpi Berlaksa tahun sudah Nama masih terkenang dalam Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- …
- 91
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










