Gadis Berpayung Merah Tung Widut Rintik hujan mengawali deras Doa dalam surau terdengar Para gadis kecil berlomba mengucap sekuat tenaga Melawan suara hujan yang berdenting di atas atap Langit Selengkapnya
Penulis: Widut
Matahari dan Hujan
Apakah Matahari Tak Kenal Hujan? Tung Widut Siang mulai meraja Sinar mentari membakar seisi dunia Sangat panas terasa Tak seperti biasa Hari-hari dalam musim penghujan Hanya redup yang terasa dan Selengkapnya
Bila Siang Tanpa Hujan
Bila Siang Tanpa Hujan Tung Widut Kala awan terlihat jelas Menghiasi langit biru enak dipandang Dedaunan gemulai ditiup angin Betapa indah Allah menciptakan Kali ini kau tak datang Sebagai penghalang Selengkapnya
Bagai Rintik Hujan
Bagai Hujan Rintik Tung Widut Pagi menjelang matahari tak terang Rasa hati sama sepertinya Mendung menggelantung hitam pekat Tak bisa dielak walau sekejap Rasaku hari ini masih seperti kemarin Selengkapnya
Tanpa Hujan di Kotamu
Tanpa Hujan di Kotamu Tung Widut Dari dalam kereta ekonomi Aku merasa ada rindu masa itu Saat perkenalan lewat dumai Mengenalmu bagai mimpi Berlaksa tahun sudah Nama masih terkenang dalam Selengkapnya
Rintih di Kota Yogya
Rintik di Kota Yogya Tung Widut Awan memayungi langkah Dari arah aku berada Di atas rel laju menderu suara kereta Melewati musim yang berbeda Suara laju membawa roda rintik sendu Selengkapnya
Hujan di Balik Jendela
Hujan di Balik Jendela Tung Widut Aku yang berjalan kali ini Di atas rel yang sejajar Tanpa sapa di samping tempat duduk Diam hanya bangku kosong tak bernafas Dari jendela Selengkapnya
Senja Terhalang Awan
Senja Terhalang Hujan Tung Widut Gelapnya langit Dinginya hawa Gemericik air Kesatuan yang menghalangi senja Tuk bercerita tentang keindahan dunia Dari sisa nafas yang menantinya Biarkan mereka ada Menjadi penyekat Selengkapnya
Karena Hujan
Karena Hujan Tung Widut Pagi siang nan malam Gemericik di bawah talang-talang Menyentuh lantai yang diam pasrah Belaian merayu untuk tetap diam Semakin dalam genangan menyatu Tak terkendali banjir pun Selengkapnya
Hujan Semalaman
Hujan Semalaman Tung Widut Malam berlalu dingin Tetap menyelimuti sampai pagi Denting tetes air masih terdengar kini Langit kelabu menghilangkan biru Redup sayup membelenggu Angin berhembus membawa irama sendu Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









