Senja yang Terabaikan Tung Widut Kumandang adan magrib menggema Merambat dari dedaunan menuju langit jingga Sangat istimewa sore itu Sore yang melelahkan menimang anak-anakku Sore yang harus ku lalui tanpa Selengkapnya
Penulis: Widut
Menunggu Senja Tung Widut Pagi masih terlihat hangat Udara segar terasa Entah mengapa senja sudah terbayang Ingin menikmatinya dalam keutuhan Raga lelah seminggu bekerja Memandang langit hanya sepintas Cakrawala jingga Selengkapnya
Senja yang Terlupa
Senja Yang Terlupa Tung Widut Pagi sudah tiba Langkah kaki kemarin belalu begitu saja Tanpa sebuah pesan yang menyapa Bukan melupakanmu saat itu Bukan mengabaikan ceritamu Bukan melewati keindahanmu Bukan Selengkapnya
Menjelang Senja
Menjelang Senja Tung Widut Adan dari muazin terdengar menggelegar Menggema diseluruh negeri Seutas tali nyawa terputus bersama ucapan takbir Inalillahiwainslillahi rojiun dari bibir yang terkatup Tercegang dengan sebuah berita duka Selengkapnya
Surga di Kaki Senja
Surga di Kaki Senja Tung Widut Temaram langit mulai terasa Dedaunan hijau hamparan sawah melambai Mengucapkan selamat berpisah untuk sementara Kepada para petani yang sedang memanggul hasil panin Kaki perkasa Selengkapnya
Senja Jalanan
Senja Jalanan Tung Widut Merona langit bergaris datar Keindahan yang mungkin hanya sekali terlihat Bukan ingkar ketika mata dan bibir menyanjung Kekuasaan Ilahi setinggi hanya ditangan Nya Sederet Selengkapnya
Pertama Masuk
Pertama Masuk Tung Widut Putih hitam netral bagi semua Seakan wajib yang tak pernah tertulis Semua punya Semua ada Semua suka Rambut cepak wajah baru Tak seperti kemarin dengan gaya Selengkapnya
Memulai
Memulai Tung Widut Bangku kerja sudah menunggu Sejak seminggu lalu ditinggal Santai menikmati hari libur yang tetap masuk Kini ancang-ancang berlari harus siap Budaya kerja baru yang menakutkan Tak lagi Selengkapnya
Hari Ini
Hari Ini Ting Widut Waktu memburu langkah Berlari bukan solusi dari kesibukan si buah hati Keiklasan mendampingi sebuah kewajiban Bersama seharian Kepuasan terpancar dari bibir mereka Saling canda melepas rindu Selengkapnya
Bulan Siang
Bulan Siang Tung Widut Ada diketinggian sempurna Di barat sebagai waktu yang telah sirna Keindahan temaram yang dipuja Telah hilang di telan masa Hanya sebuah tumpangan bila masih ada Tak Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- …
- 91
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










