Sambut Uluran Tanganku Tung Widut Kau tahu aku tak punya harta benda Untuk sekedar meletkakan tangan di atas Bersedakah seperti yang kau lakukan Hanya kabar yang aku punya Marilah kita Selengkapnya
Penulis: Widut
Rintik Pagi
Rintik Pagi Tung Widut Dingin perlahan menerpa Lalu lalang jalan meyambut munculnya matahari Sebuah gerbang sekolah diam menanti Kedatangan para sepatu berseragam putih abu-abu Rintik membuat laju tergesa Basah datang Selengkapnya
Menutup Mata Telinga
Menutup Mata Telinga Tung Widut Larik cerita yang dulu terjalin Sebuah rangkaian tanpa memegang data Hanya memandang dari kejuahan Setiap proses berkait antara tugas dan rasa Angin mulai berhembus membawa Selengkapnya
Selamat Pagi Siang
Selamat Siang Pagi Tung Widut Tak mengelak ketika matahari bersinar Mata yang baru terbuka tak terbagi embun pagi Hanya sebuah cerita tentang kesejukan Lukisan di timur saat menculnya cahaya Sebuah Selengkapnya
Permohonan Pagi
Permohonan Pagi
Kicau Burung Pagi
Kicau Burung Pagi Tung Widut Embun menyapa pagi Dingin belum juga terlerai Nyanyi riang terdengar terurai Bersama gaung dari mengeras suarau yang melantunkan ayat-ayat suci Damai rasa hati mendengar Menikmati Selengkapnya
Bukan Sebuah Ketulusan
Bukan Sebuah Ketulusan Tung Widut Manis kata terucap Membius semua pendengar Aku membutuhkan pertolonganmu Itu kataku saat itu Tanganmu pun menyambut penuh ketulusan Merangkut berkait menjadi satu jiwa Sebuah kerjasama Selengkapnya
Datanglah Pagi
Datanglah Pagi Tung Widut Mata telah lelah terpejam Bersinar bak mentari di hari siang Walau raga tak bersahabat Selalu ingin rebah diatas kasur malas Semangatpun hilang bersama angin Gelap masih Selengkapnya
Rindu Tak Tergapai
Rindu Tak Tergapai Rung Widut Rinduku tak tebendung Terhalang waktu yang selalu lalu lalang Tak henti mengeser perhatian Menglenyapkan waktu yang yang arus sisiihkan Bukan tak perhatian Bukan pula Selengkapnya
Cinta Tekikis Masa
Cinta Terkikis Masa Tung Widut Senyum manismu merekah kala berdua Berdampingaan bergandeng tangan dengan mesra Ulurkan tangan untuk masa lalumu Yang juga bersama pasangan hidup sejantinya Rupanya dendam telah Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











