
Kala malam memejam, aku selalu memohon pagi membuka
Memandang setumpuk harapan pada dunia yang menua
Akan kematian, adakah terbersit rasa takut?
Jika saatnya tiba, siapa mampu menolak ajal menjemput
Setiap waktu mengulur pinta
Beri kesempatan memperbaiki diri yang tak sempurna
Izinkan aku untuk selalu berucap syukur
Akan rahmat hidup tercurah tak terukur
Dunia hanyalah kenikmatan seujung kuku
Usah lengah hanyut dalam goda rayu
Kebahagiaan tak perlu dicari
Dapatkan dengan bersyukur, rasakan bahagia sejati
Fatmi Sunarya, 26 September 2021
Puisi ke 36 KMAA
Puisi pernah tayang di sebuah blog









