Copa del Rey Semi Final : Hasil Madrid Vs Barcelona

Copa del Rey leg pertama babak semi final mempertemukan Real Madrid versus Barcelona. Laga ini berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Jumat (3/3/23) dini hari WIB.

Laga berakhir dengan kemenangan tamu mereka, Barcelona dengan skor tipis 1-0. Gol inipun akibat bunuh diri dari bek Madrid, Eder Militao.

Berawal dari tengah lapangan ketika Franck Kessi berhasil merebut bola. Gelandang yang pernah bermain di AC Milan ini berlari membawa bola.

Langsung berhadapan dengan kiper Thibout Courtois. Tembakannya berhasil ditahan kaki Courtois namun kembali memantul kaki Militao masuk deras ke gawang kosong.

Barcelona unggul 1-0 akibat bunuh diri pada menit ke-27. Gol penting bagi mereka untuk modal leg kedua ketima mereka menjamu Madrid di Nou Camp.

Tuan rumah Los Blancos menurunkan skuad terbaik mereka menghadapi laga ini. Carlo Ancelotti tidak mau melepaskan peluang leg pertama ini dengan target kemenangan.

Berdiri di bawah mistar El Real ada kiper Thibout Courtois. Benteng di depannya ada kuartet Dani Carbajal, Eder Militao, Rudiger dan Nacho.

Empat bek sejajar dengan garis tengah pertahanan Madrid ini menjadi dinding bagi gawang Real Madrid. Duet Rudriger dan Militao menjadi andalan mereka di jantung pertahanan.

Kuartet bek Madrid ini harus keja keras menghadapi trio Blaugrana, Raphinha, Gavi dan Feran Torres.

Di depan mereka ada trio gelandang yang menjadi penyeimbang tim yaitu Camavinga, Toni Kross dan Luka Modric.

Kross dan Modric menjadi gelandang serang sedangkan Camavinga berada lebih ke bawah untuk memperkuat lini bertahan.

Pertempuran di lapangan tengah tidak terhindarkan menghadapi trio gelandang Barca, Sergio Busquet, Franck Kessi dan Frankie de Jong.

Berkali-kali terjadi bentrokan ketat antara Modric dan Sergio, dua pemain senior dari kedua kubu. Begitu pula Francki de Jong dengan Toni Kross yang saling berebut area mereka.

Sementara lini penyerang ada trio Federico Valverde dan Vinicius pada kedua sisi winger dengan Karim Benzema sebagai striker tunggal.

Mereka harus bertarung menghadapi kuartet bek Barca, Alejandro Balde, Marcos Alonso, Jules Kounde dan Ronald Araujo. Benteng kokoh di depan kiper Ter Stegen.

Carlo Ancelotti menerapkan formasi 4-3-3 pada saat menyerang. Namun pada saat bertahan formasi berubah menjadi 4-2-3-1 dengan dua pemain gelandang menjadi pivot yaitu Camavinga dan Kross.

Pada babak kedua Madrid terus berupaya mengejar ketinggalan mereka bahkan mengharapkan kemenangan. Namun usaha mereka tetap tidak berhasil. Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona.

Salam bola @hensa.

Tinggalkan Balasan