Lelaki Berkaos Legam
: Kharir Hatta
Pagi sekali engkau datang
Mendekat pelan, sambil permisi
Meminta dituangkan sebotol air
Pelepas haus semalaman ditahankan
Malu-malu engkau menyorongkan botol kosongmu
Namun dahaga menagih lega
“Adakah pisang?” tanyamu
Geleng kepala jawabnya
Selepas terima kasih lirih, engkau berlalu
Siang ini kita bertemu lagi
Mereda penat sambil berteman sebongkah nangka ranum
Engkau menyapaku
“Terima kasih, Bu!”
“Esok pagi ‘kan kubawakan sekeranjang doa!”
Kendal, 24 Agustus 2021#5














