Maasyaa Allah, Karya Ilmiah Bisa Jadi Buku_2

Terbaru394 Dilihat

Berikut CARA MENGUBAH PTK MENJADI BUKU:
1. Ubah judul PTK menjadi judul buku dengan bahasa populer
Judul KTI VERSI BUKU hanya berfokus pada objek penelitian saja. Hilangkan materi, subjek, tempat penelitian.
Sebagai contoh,
JUDUL TESIS
‘Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA’
Ketika diubah menjadi JUDUL BUKU
‘kiat menulis modul berbasis riset’.
Dapat dilihat dari contoh judul ini, objek/fokus penelitian Tesis terletak pada ‘pengembangan / pembuatan modul’, jadi ketika diubah menjadi judul BUKU, sesuaikan dengan fokus penelitian itu.
Tinggal ditambah kata : KIAT, JURUS, STRATEGI, CARA SUKSES atau yang lainnya.

2. Ubah bab I (pendahuluan) pada PTK menjasi bab I buku
Namun, disini ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu:
A. Hapus rumusan masalah
B. Hapus definisi operasional
C. Hapus manfaat penelitian
Kita dapat mengisi bab I ini dengan memasukan permasalahan pembelajaran secara umum, alasan menggunakan metode/media/model pada pembelajaran, atau materi pelajaran yang kita teliti.

3. Bab II dan bab III buku berdasarkan bab II KTI asli
‘Sebagai contoh’ bab 2 KTI yang merupakan landasan teori berisi
2.1. hasil belajar
2.2. media pembelajaran
2.3. Modul
2.4. metode pembelajaran
2.5 pembelajaran berbasis riset

Nah ini ketika menjadi buku dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu:
Sub bab 2.1. hasil belajar menjadi bab 2 buku
Bab 2 TEORI BELAJAR
2.1. belajar
2.2. permasalahan dalam pembelajaran
2.3. Hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Sub bab 2.2. media pembelajaran menjadi bab 3 buku
Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN
3.1. Pengertian media
3.2. jenis media
3.3. manfaat media

Sub bab 2.3. modul menjadi bab 4 buku
Bab 4 mengenal modul
4.1.pengertian modul
4.2. karakteristik modul
4.3.sistematika modul
4.4. kelebihan modul
Dan seterusnya hingga sub bab dalam bab 2 selesai…
Dengan demikian hanya dari bab 2 KTI saja, bapak ibu sudah dapat menuliskan/ mengubahnya menjadi beberapa bab dalam buku.

4. Bab V diangkat dari bab hasil penelitian dan pembahasan
A. Kita dapat memasukkan hasil penelitian KTI ke dalam buku kita. Diawali dengan kata pengantar “pada bab ini merupakan uraian dari hasil penelitian ..”.
B. Hilangkan semua kata penelitian/ laporan PTK, laporan skripsi dan lainnya yang biasanya ada di karya ilmiah.
C. Boleh menampilkan grafik tetapi jangan terlalu banyak. Cukup grafik yang penting saja. Grafik lain yang tidak ditampilkan, ubah dalam bentuk kalimat.

5. Secara kebahasaan dan penyajian, karya ilmiah versi buku haruslah berbeda dengan versi laporan. Susunan dan gaya tulisan bebas terserah penulis, karena setiap penulis memiliki ide dan kreativitas masing-masing sesuai dengan pengalaman dan bahan bacaannya. Semakin literatnya penulis maka akan semakin oke buku yang dia tulis. Hal ini karena membaca, berpikir dan menulis adalah satu rangkaian literasi yang tidak dapat dipisahkan. Selain itu, kita harus mengupayakan agar pembaca memahami isi buku kita secara lengkap, dan mengena apabila menjadi karya ilmiah kita diubah menjadi buku.
6. Berikanlah ulasan mengenai kelebihan dan kelemahan penelitian yang anda lakukan agar pembaca yakin bahwa anda benar-benar telah melakukan penelitian tersebut.
7. Daftar pustaka boleh menggunakan blog namun situs blog resmi seperti Kemendikbud.go.id,
Jurnal ilmiah, e book, atau karya ilmiah lainnya.

JANGAN gunakan daftar pustaka berupa blog pribadi dengan domain blogspot, wordpress, dll.
8. Karya ilmiah versi buku minimal 70 halaman format A5 dengan ukuran huruf, jenis huruf, dan margin disesuaikan Dengan aturan Penerbit.
Kita harus mengubahnya sesuai dengan aturan yang ada sehingga KTI versi buku tidak akan sama struktur dan isinya dengan KTI aslinya.
Dengan demikian, membuat buku dari karya ilmiah BUKAN BERARTI HANYA mengubah cover dan judul saja sementara isi sama persis dengan KTI yang sudah kita punya. Itu merupakan suatu kesalahan karena jika seperti itu akan menjadi self plagiarisme untuk karya kita.
Selanjutnya untuk mengubah karya ilmiah menjadi buku diperlukan juga kemampuan literasi yang baik, ini memberikan kita kemudahan untuk menulis dan membukukan karya kita karena semakin banyak baca maka akan makin banyak tahu dan paham. Kosa kata juga akan makin kaya sehingga menulis apapun akan terasa mudah.

Nah sekarang kita sudah tahu trik-trik mengubah karya ilmiah menjadi buku kan…?😉
Mari makin semangat menulisnya, jadikan karya kita lebih bermanfaat lagi bagi sekitar. Kukuhkan niat, tingkatkan motivasi dan etos kerja yang tinggi. 💪💪🤩

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin

Salam Literasi 🙏🙏

 

 

Ciamis, 30 Januari 2022

Lia Y. Belajar Menulis

Tinggalkan Balasan