SAHABAT-sahabat YPTD, hari ini, hari libur ujung pekan. Mari kembali kita berpantun agar warisan budaya nenek-moyang kita ini terus ada di tengah-tengah kita. Semua kita, insyaallah mengerti dan bisa menulis pantun. Jika pantun klasik itu tidak kita ketahui penulisnya, hari ini sebaiknya kita menulis pantun dengan catatan nama kita di sampingnya.
Berikut saya menyampaikan lima bait pantun untuk sekadar saling mengingatkan di antara kita. Inilah pantun nasihat yang mungkin perlu untuk menasihati diri kita dan juga orang lain. Pantun-pantun ini sudah juga ditulis oleh beberapa pemantun. Silakan baca buku Pantun dan pepatah Melayu yang ditulis oleh Tengku Luckman Sinar, SH yang memuat banyak sekali pantun. Selamat menikmati.
I
Batang gaharu kayu berseri
Bulan purnama berubah rupa
Ajaran guru hendak dicari
Mana yang dapat janganlah lupa
II
Daun ganja makan di hilir
Dibawa orang dari hulu
Barang kerja hendaklah dipikir
Supaya jangan mendapat malu
III
Tanam balik buah peria
Tumbuh dekat batang berangan
berbuat baik berpada-pada
Berbuat jahat sekali jangan
IV
Pinang muda dibelah dua
Manik-manik mati dirembah
DAri muda sampai ke tua
Pengajaran baik jangan diubah
V
Terang bulan di malam sepi
Cahaya memancar pokok kelapa
Hidup di dunia buatlah bakti
Kepada saudara Ibu dan Bapak
Begitulah lima bait pantun yang kita tampilkan pada hari ini. Untuk sahabat-sahabat yang menyukai pantun, ayo mari kita berpantun. Berbalas pantun lebih baik lagi.***















Mantap, pantunnya.