Detak nadi berdetak
Penanda kehidupan masih terus merangkak
Tak peduli serumit apapun hidupmu
Sekalut apapun pikiranmu
Ia akan terus berjalan sampai waktu menghentikan
Detak nadi berdetak
Menggiring titah Tuhan
Tuhan sang pemilik semesta penggenggam nyawa
Hidup begitu menyesakkan
Mau lari kemana ?
Mau pergi kemana ?
Detak nadi berdetak
Meski sudah diukur dalam takaran
Tuhan berkata, “tak akan ku uji hambaku diluar kemampuannya”
Terkadang akupun bicara, Tuhan rasanya aku sudah tak sanggup lagi
menanggung derita berkepanjangan
Waktu perlahan pasti merayap
Sementara ubanku semakin banyak
Aku mengorbankan segalanya
Sampai kemudian imanku robek compang camping
Tetap saja Tuhan tersenyum
lalu berbisik kamu bisa dan kuat menanggungnya
Jember, 10 Juli 2022










