
Aku mencoba memahamimu semampuku
Walau sulit menyelami dirimu
Meski jatuh bangun
Berdarah terluka menangis
Meski begitu mau tak mau aku harus memahamimu
Sebagai bagian dalam perjalanan mengarungi bahtera hidup ini
Terkadang, kala aku tak kuat
Aku perlu berteriak karena aku hanya manusia biasa
Lalu akupun akan bersimpuh dari ketidakberdayaan diriku
Saat begitu aku hanya bisa merenung dan berdiam
Bersama hembusan angin aku bercerita pada semesta
Aku tak pernah meminta menjalani hidup yang demikian
Mengalir saja seperti angin berhembus, terbang ringan
Dengan keterbatasan aku berikhtiar menjalani
Walau nyatanya kakiku terkadang rapuh dan bersimpuh
Nitamarelda, 9 Juli 2022








Puisi yang indah mbak Nita. Salam puisi