
Selamat pagi sobat,
Di pagi hari yang cerah ini saya mengangkat topik di rubrik NGETEH MORNING tentang Mengenang Saat Mulai Menulis Di UC News.
Pagi ini saya teringat ketika saya mulai menulis di sebuah media online yang bernama UC News. Untuk bisa menulis di UC News maka kita harus bergabung lebih dahulu sebagai kreator/penulis di UC We Media.
Saya ingat perjalanan menjadi penulis di UC We Media diawali dari ajakan kawan dosen senior di Perguruan Tinggi tempat saya memberi kuliah yaitu Bapak Haji Thamrin Dahlan. Beliau adalah seorang purnawirawan polisi yang setelah pensiun, selain masih mengajar juga menjadi seorang penulis aktif dan saat itu sudah menerbitkan 15 buku kumpulan dari artikel yang beliau buat. Beliau adalah seorang penulis setia di Kompasiana sejak tahun 2010. Kemudian beliau juga sudah bergabung sebagai kreator/penulis di UC We Media empat bulan lebih dulu dari saya. Beliau kerap menshare tulisannya yang sudah terbit di UC News kepada saya via WA japri.
Setelah membaca beberapa
artikel beliau, mulai ada keinginan saya untuk menulis kembali apalagi menurut pak Thamrin Dahlan, di UC News, tulisan kita dibayar dengan dollar. Asik juga.
Tanggal 22 Juni 2017, saya mendaftar untuk menjadi penulis di UC We Media. Tak menemui
kesulitan, saya diterima sebagai kreator/penulis pemula di UC We Media. Sebagai penulis baru, saya mendapat tantangan bahwa bila dalam waktu 7 hari, salah satu artikel yang saya terbitkan dibaca lebih dari 1000 views (yang melihat artikel kita) maka saya akan mendapat bonus $ 4.5.
Tanggal 23 Juni 2017, artikel pertama saya diterbitkan di UC
News. Satu hari setelah terbit, artikel pertama saya yang berjudul “Negara Gotong
Royong” hanya mendapat sekitar 130 views. Kemudian tanggal 24 Juni 2017, saya ajukan artikel kedua saya dan diterbitkan di UC News. Artikel kedua saya yang berjudul “Memburu batu akik di kala sepi peminat” ternyata mendapat respon yang baik dari
pembaca UC News. Keesokan harinya, artikel kedua saya sudah mendapat lebih dari 1000 views dan artinya saya berhasil mengatasi tantangan dari UC We Media dan mendapat bonus $4.5.
Di hari kelima bergabung di UC We Media, saldo di akun saya sudah terisi $4.5, Alhamdulillah ..
Tantangan berikutnya, bila saya sudah bergabung lebih dari seminggu sebagai penulis
di UC We Media dan salah satu artikel yang saya terbitkan di UC News mendapat lebih dari 2000
views maka saya berhak ikut “Monetisasi Iklan” dan bila sudah disetujui maka setiap
artikel yang saya terbitkan akan disisipi iklan dan saya akan memperoleh pembagian
pendapatan dari iklan tersebut sebanyak views yang saya peroleh. Artinya sebuah artikel yang mendapat views yang banyak maka pendapatan pada hari itu juga semakin banyak.
Tepat di hari ke-11 saya bergabung di UC We Media, salah satu artikel saya yaitu artikel kedua saya sudah memperoleh 2003 views dan artinya saya sudah berhak ikut “Monetisasi Iklan” dan tak menemui hambatan, keikutsertaan saya disetujui.
Artikel saya berikutnya yang diterbitkan di UC News sudah berisi iklan dan tentu saja
saldo di akun saya mulai mendapat tambahan penghasilan berupa dollar, Alhamdulillah ..
Sejatinya saya bergabung sebagai penulis di UC We Media bukan semata mata karena mendapat reward berupa dollar namun saya ingin apa yang saya tulis menjadi sebuah artikel dapat dibaca dan bermanfaat untuk banyak orang dan di UC News ini merupakan media online yang dibaca oleh jutaan manusia dari berbagai negara.
Artikel yang saya buat pada awalnya masih bertopik gado gado artinya mengangkat masalah politik, ekonomi, gaya hidup, olahraga dan yang lainnya namun seiring dengan berjalannya waktu dan atas saran dari pihak Editor UC We Media, artikel yang saya buat fokus pada topik olahraga sepakbola meski sesekali saya masih menulis topik yang lain.
Pada bulan Juli 2017, pihak manajemen UC We Media membuat aturan dengan mengelompokkan kreator/penulis UC We Media menjadi beberapa tingkatan dimulai dari kreator pemula, kreator perunggu,
kreator perak, kreator emas dan tingkat tertinggi adalah kreator berlian. Pada awalnya,
saya ditempatkan di tingkat kreator Perunggu.
Dengan keaktifan saya menulis di UC News maka akunulasi poin dalam tingkatan akan cepat naik. Dan benar saja, pada bulan Agustus 2017, saya naik ke kreator Perak dan pada bulan September 2017 saya naik lagi ke kreator Emas.
Sampai dengan bulan Januari 2018, saya telah berada di tingkat kreator emas dengan poin 75.3 dan masih membutuhkan tambahan 4.7 poin lagi untuk bisa naik tingkat ke kreator Berlian. Namun sampai aturan peringkat ini diganti oleh pihak UC We Media dengan aturan baru, saya hanya bisa tetap bertahan di kreator Emas saja.
Itulah kenangan saat saya mulai menulis di UC News. Dan selama dua tahun 10 bulan menulis di UC News hingga media online ini berhenti beroperasi di bulan Mei 2020, saya sudah mempublikasikan sebanyak 3056 artikel. Sayangnya ketika pak Haji Thamrin Dahlan mengajak saya untuk menerbitkan buku di penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) yang dikelolanya, tidak semua artikel yang saya terbitkan di UC News bisa terkumpul menjadi buku karena kendala teknis saat pengambilan file artikel di data base UC We Media.
Saya hanya bisa mengumpulkan sebanyak 833 artikel yang akhirnya hanya menjadi 13 buku yang ber-ISBN.
Pengalaman selama 2 tahun 10 bulan menulis di UC News ini saya terapkan untuk menulis di rubrik NGETEH MORNING dalam website YPTD : terbitin.id lalu di Blog pribadi doviri974.blogspot.com dan Kompasiana.com. Insya Allah dilancarkan ..
Saya tutup tulisan ini dengan sebuah pantun :
Berlibur Ke Surabaya Naik Kereta Argo Wilis
Di Perjalanan Melihat Lereng Bukit Yang Curam
Jadikan Moto, Tiada Hari Tanpa MenulisĀ
Dengan Menulis Hidup Terasa Lebih Tenteram
Sobat, saatnya saya undur diri dan mari kita nikmati secangkir teh hangat di pagi hari ini ..
Selamat beraktivitas ..
Salam sehat ..
NH
Depok, 9 Agustus 2021







Berlibur Ke Surabaya Naik Kereta Argo Wilis
Naiknya naiknya dari kota Blitar
jadikan Moto, Tiada Hari Tanpa Menulis
belum mampu harus belajar