Kini mulai banyak yang menyematkan nama blogger sebagai profesinya. Blogger profesional atau full time blogger, bagi mereka yang mengabdikan dirinya sebagai seorang blogger. Bagi yang masih memiliki pekerjaan utama, biasanya menyebut dirinya blogger freelance atau blogger saja. Namun apakah blogger bisa disebut sebagai profesi?
Jika menilik dari KBBI, profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu. Sedangkan kerja menurut KBBI adalah sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah; mata pencaharian.
Jadi apabila berdasarkan KBBI, maka blogger sebenarnya bisa disebut profesi dan pekerjaan. Keahlian seorang blogger adalah menulis. Dan apabila kegiatan sebagai blogger digunakan sebagai mata pencaharian maka ia bisa disebut pekerjaan.

Photo by Liza Summer from Pexels
Kabar baiknya mulai Juli 2020, blogger masuk sebagai profesi resmi. Jadi kalian tidak perlu ragu menyematkan pekerjaan sebagai blogger di kolom profesi. Namun untuk bisa menyebut diri sebagai blogger, kalian tentu perlu menguasai kemampuan sebagai blogger profesional. Kemampuan ini akan saya jabarkan nanti di artikel mendatang.
Di China dan Amerika Serikat, blogger sudah lama masuk sebagai profesi resmi. Di Amerika Serikat, bahkan sejak tahun 2009 sudah banyak bermunculan blogger profesional. Mereka mendapat bayaran yang besar dan sering diundang di acara-acara bergengsi, tak jauh berbeda dengan seorang jurnalis. Tulisan mereka juga beragam. Ada yang fokus di lifestyle, fashion, dan juga teknologi. Nama-nama blogger di Amerika yang kondang di antaranya Mario Lavandeira, Olivia Palermo, dan Shea Marie.
Nah, apabila kalian punya cita-cita sebagai seorang blogger, maka mulai sekarang tingkatkan kemampuan menulis kalian dan juga milikilah sikap sebagai seorang profesional.

Photo by Vlada Karpovich from Pexels













