Ketika kita hendak melakukan monetize blog maka kita harus siap blog kita memiliki iklan. Memang jumlah dan letaknya bisa kita atur. Namun yang perlu kita evaluasi lagi, apakah pembaca merasa nyaman atau tidak?
Saya memiliki tiga blog pribadi. Blog utama saya biarkan apa adanya. Tanpa iklan. Blog ini bertahan sejak tahun 2008. Jumlah pembacanya memang menurun, tapi pembaca setianya tetap ada.
Blog kedua dan ketiga sejak delapan bulan terakhir saya coba untuk monetize. Langkah-langkah monetize untuk platform blogger relatif tidak susah, tinggal diikuti saja tahapannya. Namun bagi yang menggunakan platform wordpress diarahkan mengubah ke akun bisnis.
Nah ketika saya evaluasi dengan saya mencoba bertindak sebagai pembaca memang kenyamanan membaca di blog yang di-monetize jadi berkurang. Iklan memang bisa mendistraksi pembaca.
Hasil dari monetize juga tidak banyak. Mungkin karena blog saya juga tidak begitu banyak pengunjungnya atau karena ini blog pribadi sehingga kontennya juga tidak sebanyak blog keroyokan.
Saya sendiri berpikir-pikir apakah monetize blog ini akan saya lanjutkan apa tidak. Kenyamanan membaca vs penghasilan sampingan.
Nah apabila kalian hendak melakukan monetize blog, pikir-pikir dulu apakah akan mengorbankan kenyamanan membaca orang-orang yang suka membaca tulisan kalian. Atau coba tes beberapa bulan berapakah jumlah penghasilan kalian dari monetize. Selanjutnya evaluasi lanjut atau tidaknya.











