Al Qur’an sebagai kitab suci umat Islam. Membaca dan memahaminya merupakan sebuah kewajiban yang dilakukan oleh umat Islam. Selain itu, mengamalkannya juga merupakan kewajiban yang mesti dilakukan.
Dalam memahami Al Qur’an dibutuhkan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi alat untuk mengetahui berbagai hal yang berhubungan dengan Al Qur’an itu sendiri.
Seperti ilmu nahwu Sharaf, balaghah, ilmu ulumul Qur’an, ulumul hadis dan lain sebagainya. Dalam hal ini banyak yang harus dipelajari.
Sebagai orang awam tentu tidak akan serta Merta dapat paham tentang semua ilmu tersebut. Harus membutuhkan waktu dan tenaga yang super dan kesungguhan yang tinggi.
Oleh karena itu, kita sebagai orang awam hanya dapat mengikuti jejak para ulama terdahulu yang tidak diragukan lagi keilmuannya. Apalagi para ulama tafsir yang mumpuni dalam ulumul Qur’an dan ilmu alat lainnya.
Jelas sekali dalam hal ini, kita hanya cukup mempelajari apa yang sudah mereka tulis dalam kitab-kitab tafsir sehingga dengan mudah untuk mengamalkannya sambil memaknai ayat-ayat Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari secara nyata.
Memaknai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari cukup mencontoh apa yang telah ulama lakukan. Banyak hal yang sudah mereka amalkan. Banyak ibadah yang telah mereka kerjakan. Sebagai orang yang beragama maka kewajiban kita hanyalah menerapkan ayat-ayat Allah tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Mengamalkannya di segala lini kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tidak mesti apa yang dilakukan itu kecil atau besar. Yang terpenting adalah berbuat dengan sebaik-baiknya dan maksimal untuk umat. Sehingga Al Qurn dapat diterapkan secara kaaffah.
Pelaihari, 12/02/2023





