MEMANFAATKAN CEKER AYAM SEBAGAI SUMBER KOLAGEN

Terbaru588 Dilihat

Ayam termasuk unggas peliharaan umum dengan nama ilmiahnya galus-galus domesticus.L. ofIni salah satu unggas pedaging yang kini merebak dalam berbagai olahan makanan mewarnai dunia kuliner dan terjangkau daya beli masyarakat.

Memang secara umum dagi usengnya yang digunakan dan diolah menjadi berbagai masakan atau makanan. Tetapi ada bagian-bagian yang mungkin dianggap tidak berguna dan sering dibuang begitu saja. Salah satunya kaki atau ceker ayam.

Tetapi ceker senyatanya juga telah menjadi bagian dari masakan tradisional berbagai budaya di dunia, terutama negara Asia seperti Malaysia, Korea, Filipina, Vietnam, termasuk Indonesia dan banyak negara lainnya.

Masyarakat China salah satunya yang memanfaatkan ceker ayam dengan mengolahnya menjadi makanan bercita rasa sedap dan terkenal. Namanya Angsio, di Meksiko Patitas yang biasa disemur atau di sop, Maeun Dakbal (Ceker Pedas) di Korea. Ceker ini dapat dimasak dengan tulangnya atau tanpa tulang (bonless).

Dari segi manfaat ternyata ceker ayam ini tidak kurang. Pasalnya banyak mengandung kolagen. Sekitar 70% protein dalam ceker ayam adalah kolagen.

Tentang kolagen ini menarik untuk ditelusuri. Zat ini termasuk protein alami yang sangat melimpah dalam tubuh manusia dan hewan.

Ketika sel-sel dalam tubuh dapat menyatu memberikan kekuatan dan struktur pada berbagai jaringan organ tubuh,
itu tidak lepas dari kerja kolagen. Jenisnya beragam, setidaknya ada 5 macam.

Kolagen tipe 1 merupakan komponen utama dalam kulit, tulang, tendon, dan jaringan ikat. Ia memberikan struktur dan kekuatan pada organ-organ ini.  Tipe 2 ditemukan pada tulang rawan elastis, yang berperan sebagai bantalan sendi.

Dalam kulit juga ada kolagen tipe III yang fungsinya membantu menjaga elastisitas dan kekencangan, sehingga bermanfaat dalam meng memperlambat tanda-tanda penuaan yang terlihat.

Kolagen tipe IV yang banyak ditemukan pada putih telur dan selaput cangkang telur, memang kurang dikenal. Tapi fungsinya penting sebagai penyaring pada lapisan kulit, membentuk penghalang antara kulit dan organ dalam. Kolagen tipe Ini sebagai penangkal racun dan zat-zat yang berpindah dari organ ke kulit.

Meskipun tidak terlalu menonjol dibandingkan yang lain, kolagen tipe V memainkan peran penting dalam kesehatan rambut dan permukaan sel. Banyak digunakan sebagai supplemen yang memperkuat dan menebalkan helaian rambut, sehingga mendorong pertumbuhan rambut yang sehat. Kolagen tipe V juga juga berkontribusi pada pembentuk serat dari kolagen tipe I dan III dalam tulang, sel kulit, otot, hati, paru-paru, dan plasenta. Selain terdapat dalam daging hewani, produksi kolagen didukung juga oleh sayuran dan buah yang mengandung banyak vitamin C, beta karoten atau bakal vitamin A, vitamin dan mineral, anti oksidan seperti brokoli, buncis, kacang panjang, wortel, labu. Juga buah-buahan sitrus seperti jeruk, grapefruit, lemon, bahkan kini di pasaran dapat dijumpai minuman kolagen dengan beragam merek. (Abraham Raubun, B.Sc, S.Ikom)

Tinggalkan Balasan