ARUNIKA BICARA TENTANG PESONA CAHAYA MENTARI YANG BERMAKNA

Terbaru129 Dilihat

Cantiknya sinar mentari di pagi hari sering mempesona hati. Dalam bahasa Sansekerta disebut “Arunika”. Juga mengandung makna merah, cahaya matahari terbit, awal mula atau kebangkitan.

Jepang untuk benderanya menggunakan filosofi Hinomaru. Simbolisme negeri matahari terbit dan kemurnian. Itu melambangkan Amaterasu, dewi mitologi Shinto nenek moyang kekaisaran Jepang. Sudah digunakan sejak abad ke-8, seputar tahun 701 oleh Kaisar Monmu.

Senyatanya sinar mentari pagi yang cantik itu selain menyuguhkan pemandangan panorama mempesona, tak dapat dipungkiri membawa manfaat bagi kehidupan manusia.

Di dalamnya sudah tentu mengandung sinar ultraviolet (UV). Ada UV-A, sinar ini dapat menyebabkan kerusakan kulit serta penuaan dini jika terpapar berlebihan. Sedangkan UV-B berperan penting karena memungkinkan kulit memproduksi vitamin D3 secara alami melalui interaksi dengan kolesterol di kulit. Sangat dibutuhkan untuk kesehatan, bermanfaat membantu penyerapan kalsium dan fosfat, sehingga tulang, gigi, dan otot, menjadi kuat serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

Ada juga serotonin, disebut neurotransmitter. Dalam kadar seimbang fungsinya mengantar pesan antarsel saraf di otak dan tubuh. Juga mengatur suasana hati, tidur, pencernaan, nafsu makan, dan fungsi tubuh lainnya seperti pembekuan darah.

Untuk mendapatkan manfaat vitamin D adalah sekitar pukul 07.00 hingga 09.00, cukup sekitar 10-15 menit. Itu durasi yang dianggap tepat. Dapat dilakukan 2-3 kali seminggu.

Hindari berjemur terlalu lama, karena setelah waktu itu kadar UVA mulai meningkat. Ketika berjemur dianjurkan dilengkapi dengan penggunaan tabir surya (sun-screen) untuk melindungi kulit.

Di negeri-negeri tropis sinar mata hari berlimpah. Di beberapa negara ada fenomena matahari tidak terbit sama sekali selama periode musim dingin. Namanya “Polar Night atau malam kutub”.
Negara-negara kutub seperti Norwegia, Finlandia, Swedia, Rusia, Islandia, Kanada, dan Amerika Serikat (terutama Alaska) mengalami fenomena ini.

Karena itu patut disyukuri karena kita berada di iklim tropis yang kaya dengan sinar matahari. Itulah anugerah Tuhan yang patut dihayati. Sehingga Eric Jerome Dickey berujar “Setiap hari sejuta keajaiban dimulai saat matahari terbit”. Ditimpali oleh
Roman Payne:””Ô, sinar matahari! Emas paling berharga yang bisa ditemukan di Bumi.” Demikian pula Mordicai Gerstein menyampaikan harapannya “Saya ingin semua orang melihat matahari terbit dan terpesona oleh keajaibannya, dunia diciptakan setiap pagi.” –

Itulah Arunika bicara tentang cahaya mentari yang bermakna.
(Abraham Raubun. B.Sc, S.Ikom)

 

Tinggalkan Balasan