Ada rasa sedih, sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan suci ramadhan mudah – mudahan segala amal kita selama menjalaninya mendapatkan berkah dan menjadikan kita insan yang lebih baik lagi. Nyakbaye jadi teringat dengan persiapan menyambut lebaran ketika Nyakbaye kecil dulu, ada rasa yang membuat Nyakbaye rindu akannya.
Mungkin ini yang namanya perubahan, tapi jika ditanya kepada Nyakbaye ada kisah tersendiri menyambut lebara teompo dulu. Mari kita mengenang masa – masa lima puluh tahun silam.
Nyakbaye sudah dari kecil diajarkan untuk belajar puasa oleh kedua orangtua Nyakbaye, dari puasa yang setengah hari sampai dengan puasa penuh. Tentu ada imbalan tersendiri jika bisa menghabiskan puasa selama satu bulan penuh, selain THR yang didapatkan Nyakbaye.
Minggu pertama puasa biasanya dihabiskan dengan terbaring lemah karena baru mula berpuasa, permainan yang selalu Nyakbaye mainkan adalah congkak. Permainan dengan satu lubang besar sebagai rumah dan lubang kecil sebanyak tujuh untuk memainkan permainan ini. Sangking asyiknya bermain congkak biasanya puasa akan berlalu tiba – tiba waktu buka puasa sudah tiba.
Meningkatnya usia, bulan suci ramadhan tidak lagi diisi dengan bermainnya saja. Nyakbaye mulai belajar membuat kue dari Mak, membuat kue dirasakan lebih murah dari membelinya waktu Nyakbaye kecil dulu. Kue yang selalu dibuat antara lain kue naster yang menjadi favorit Nyakbaye sampai sekarang, rasanya tidak lengkap jika di toples kue tidak ada kue nastarnya. Sementara untuk kue yang lainya ada kue makmur yang terbuat dari minyak sapi yang rasanya lumayan lemak apalagi isinya adalah kacang tanah yang digongseng dan dicampur gula pasir yang dihaluskan. Kue kacang, kue Malaysia dan tidak lupa keripik pisang karena banyaknya pohon pisang yang berada disekitar rumah Almarhmun Ayahnya Nyakbaye. Untuk keripik pisang tidak tanggung – tanggung, kami membuatnya sampai setandan pisang bisa dibayangkan berapa banyak keripik pisang yang didapat.
Maklum Nyakbaye banyak adik beradik sehingga Mak selalu membuat kue yang muai kata orang kampong kami alias bisa dapat banyak, sedangkan pada malam hari kami akan pergi ke surau untuk sholat tarawih dan meminta tanda tangan penyaji santapan rohani. Masih jelas teringat di memorinya Nyakbaye bagaimana berebutnyan kami untuk mendapatkan tanda tangan Penceramahnya.
Dan yang paling Nyakbaye rindukan adalah pelita pada akhir – akhir ramadhan yang menghiasi setiap gapura perbatasan daerah yang berada di kampong Nyakbaye. Lampu jolok kami menyebutnya dijadikan perlombaan setiap ramadhan tiba, ini merupakan salah satu yang membuat meriah ramadhan. Setiap rumah akan menyumbang seliter minyak tanah untuk memeriahkan perlombaan lampu colok ini.
Begitu banyak perbedaan menyambut ramadhan dulu dan sekarang, jarang tercium aroma orang membakar kue karena semua sekarang serba beli, tidak ada permainan congkak atau ular tangga semua sibuk dengan handphone ditangan.
Baju kurung melayu menjadi tradisi, sekarang jarang orang memakai baju kurung. Rendang ketupat kadang sudah berganti dengan stiek dan spaghetti. Di pagi raya selepas sholat Id bertandang kerumah yang lebih tua memohon maaf mungkin hanya sebagian kecil yang melakukannya. Orang tua sibuk mengenang memori lama, sementara anak – anak sibuk dengan gaya hidup yang modern konon katanya.
Akhirnya tahun ini mungkin Nyakbaye mengikuti gaya modern anak – anak kue tidak lagi dipanggang sendiri tapi tinggal tunjuk saja, dulu membuatnya bersama Mak dan adik – beradik sekarang tak larat nak membuatnya sendiri. Detik – detik menyambut lebaran tidak ada lagi yang namanya cuci lantai alias membersihkan rumah dan mengelap semua perabotan bersama keluarga karena sepertinya anak – anak punya kesibukan sendiri, dan akhirnya Nyakbaye terpaksa mengupan orang untuk membersihkan rumah. Masih terasa bagaimana meriahnya menyambut lebaran versi lama, bermain kembang api, mercon lempar, sekarang cucu lebih suka main game. Diajarkan main congkak dan ular tangga katanya tidak asyik. Entah apa yang akan diceritakan Cucu Nyakbaye jika ditanya tentang lebaran nanti.***













