Cinta pertama seorang anak perempuan pasti Ayahnya, mengenangnya membuat hati ini selalu rindu. izinkah Nyakbaye menulis puisi untuk menumpas rindu kepadanya.
Punggung kokoh itu telah tiada
Aku rindu dengan semua cerita tentangnya
Beri kesempatan untuk melihatnya kembali
Aku butuh dadanya, berkeluh kesah melepaskan resah di dada
Jika aku masih bisa menatap netranya
Maka akan ku ceritakan bahwa semua apa yang dikatanya benar adanya
Netra dengan tatapan sendu membuatku rindu
Dada bidang tempatku melepas rindu
Aku tidak kokoh seperti harapannya
Aku lemah dalam menuju asa yang diharapkannya
Aku sepi tanpa kehadiranya
Aku resah dalam mengingatnya
Hanya doa teriring di bibir kelu
Menyebut doa dalam sulaman kata
Merangkai semua menjadi ratapan dalam ratapan malam
Ijabah doaku untuknya satu yang aku rindu, Ayah.













