PUISI KADO SAHABAT ENIDA BUSRI

Terbaru311 Dilihat

Pagi ini mendapat berita bahagia dari sahabat kita

 

Lewat catatan harian dikisahkannya

 

Tasyakuran atas masih didapatkannya kesempatan menyempurnakan ibadah

 

Semangat terus menambah amal untuk bekal mudik ke alam akhirat yang kekal

 

Sambil menanti tiba giliran Allah Yang Maha Adil memanggil kita menghadapNya

 

 

Berikut hadiah

Puisi indah

Untuk sahabat Enida Busri yang sedang ber-ultah

 

Hadiah terbaik

Doa tulus kami

Semoga Allah ridhai semua ikhtiar; keluarga selalu sehat, sakinah, ma waddah, wa rahmah Aamiin

 

ENIDA BUSRI

 

 

Elok rupa elok budi

Nikmat tak terperi

Indah tutur kata

Dekat dihati diri terpikat

Alangkah bahagia belahan jiwa

 

Bila datang hari kelahiran

Usia didunia pertanda berkurang

Segala doa dipanjatkan

Rahmat dari Allah Maha Pemurah

Ingatkan diri hijrah

 

 

 

 

Catatan Thamrin Dahlan

 

Namanya Alzam. Umur 5 tahun cucu ke tiga. Dialah peniup lilin tangguh. Perhatikan rekaman video ini. Lihat gerakan ancang ancang Alzam. Begitu bertenaga sehingga tiupan langsung memadamkan api.

 

Ada 2 lilin bersimbol angka 62 diatas cake ulang tahun. Alzam bersiap siap kembali menghembuskan nafas sekuat tenaga dan api itu pun padam.

 

Serta merta terdengar lagu selamat Ulang Tahun dari sanak saudara. Alhamdulillah. Doa dipanjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Islam Iman dan kesehatan.

 

Ahad 7 Februari 2021 Keluarga Besar Thamrin Dahlan mengadakan acara syukuran dengan jumlah tamu terbatas. Merayakan Ulang tahun ke 62 istri tercinta Hj. Enida Busri di kediaman Perumahan Bumi Harapan Permai (BHP) Kelurahan Dukuh Jakarta Timur.

 

Alzam putra ke 3 Ananda Didit dan Astried mewakili Nenek meniup lilin. Azka dan Zafran si uda Alzam tampak nya kali ini memberi kesempatan. Biasanya mereka berebutan meniup lilin.

 

Alzam tampaknya berbakat menjadi olahragawan. Selalu bergerak kesana kesini tanpa lelah. Bergelut itulah kesenangan anak laki laki 3 bersaudara ini. Ketika menendang bola Alzam lebih sring menggunakan kaki kiri. Tendangan bertenaga keras sekali.

 

Sebagai wujud syukur tak lupa menyantuni anak yatim baik dari sanak saudara maupun tetangga kampong bhozonk. Nikmat mana lagi nan dustakan, kenapa tidak berbagi disetiap kesempatan bersebab diantara rezeki terdapat hak saudara dhuafa.

 

Anak keponakan Lisa dan Ria dari Bogor turut hadir. Mereka membawa masakan asli padang bernama tunjang. Tersedia pula makan khas Palembang mpek mpek dari Mita dan Ozak.

 

Alhamdulillah acara ditutup menikmati duren. Didit memberi surprise diam diam membeli duren pasar induk. Kemeriahan dan kegembirasn bertambah tanbah ketika Amel dan Arief seolah tak mau kalah menghidangkan kue racikan sendiri.

 

Semoga kits semua selalu dalan perlindungan dan redha Allah Swt. Bertambah umur bertambah bersyukur. Bersabarcdab berserah diri meningkatkan kualitas ibadah. Amiin Ya Rabbal Alamin.

 

Alzam dan Om Rendi nanti 1 Mei giliran ulang tahun. Mereka memang lahir di tanggal bulan sama beda tahun saja. InshaAllah kita akan menyaksikan lagi gaya Alzam meniup 4 lilin.

 

Salam Literasi

BHP 080221

YPTD

 

Jazakallah khairan sahabat Thamrin Dahlan telah berbagi kisah hari bahagia, barakallah Aamiin

Tinggalkan Balasan