“ Jangan di goda terus Cahayanya Bu, nanti dia kapok untuk main kesini lagi.” “Ya nggak usah main, tinggal aja disini sama Ibu dan Indra. Iyakan Cahaya? Ibu menantapku sambil Selengkapnya
Cerita kehidupan
Awal Deritaku (part 17)
Perjalanan dari ruman sakit ke rumah Indra hanya 45 menit, kami berhenti pada rumah yang besar ukurannya untuk Indra yang hanya tinggal berdua dengan Ibunya. Design rumah yang apik, dengan Selengkapnya
Awal Deritaku (part 16)
Sepanjang perjalan aku hanya berdiam diri tidak tahu mau mengatakan apa, Indra tetap fokus pada jalan raya tapi mulutnya meluncurkan kata – kata yang membuatku mau tidak mau melirik kearahnya. Selengkapnya
Awal Deritaku (part 15)
Mataku terbuka seperti ada yang mengomandaninya, melirik ke jam beker yang terletak di nakas sebelah tempat tidurku. Jam 02.30 dini hari. aku melangkahkan kami menuju kamar mandi, berwudhu dan memulai Selengkapnya
Awal Deritaku (part 14)
“ Assalamualaikum, sambil membuka pintu rumah aku mengucapkan salam. Tapi aku tidak mendengar suara ibu menjawab salamnya. Mengunci pintu, berjalan menuju kamar Ibu, aku tidak melihat ibu duduk diruang tengah Selengkapnya
Awal Derita Ku (part 13)
“ Maukah Cahaya menjadi pendamping hidup Indra?” aku merubah posisi dudukku sehingga bisa langsung memandang wajah Indra. Ternyata Indra sedang memandang wajahku dengan intens, aku mencari kesungguhan dimata Indra. Entah Selengkapnya
Awal Deritaku (part 12)
Mencari tempat pakir di rumah sakit ternyata sulit seperti mencari tempat parkir di Mall saja fikirku. Setelah hampir 15 aku melihat ada tempat pakir yang kosong, belum lagi aku membuka Selengkapnya
Awal Deritaku (part 11)
Baru beberapa jam aku tertidur, setelah sholat malam meminta petunjuk kepada Allah untuk masalah yang aku hadapi. Dengan mata yang masih perih aku berjalan ke kamar mandi untuk mengambil wudhu Selengkapnya
Awal Deritaku (part 11)
Baru beberapa jam aku tertidur, setelah sholat malam meminta petunjuk kepada Allah untuk masalah yang aku hadapi. Dengan mata yang masih perih aku berjalan ke kamar mandi untuk mengambil wudhu Selengkapnya
Awal Deritaku (part 10)
Azan magrib sudah berkumandang dengan malas aku bangun dari tempat tidur, semenjak pulang tadi aku hanya berdiam diri di kamar. Duduk di atas kasur tidak tahu apa yang aku fikirkan, Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- …
- 24
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








