Masih Sahabat Tung Widut Langkah gontai mendekat Dari jauh jaman dahulu kala Puluhan tahun tanpa semuka Hanya kabar dari layar kaca bercahaya Sampai saatnya bersama Senyum tercermin saat biru putih Selengkapnya
#Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Tahun Baru
Tahun Baru Tung Widut 360 hari sudah berlalu Torehan karya sekuku hitam Kekuatan sudah tercurah Mimpi akan dimulai Meraih bintang di langit monas Selalu mendenguh di telinga Hati menjerit Selengkapnya
BERDIRI DIPENGHJUNG TAHU BERSAMA YPTD
Pada tahun ini, tahun 2021 awal sebuah keberuntungan kenalan dengan YPTD. Menyusun sebuah buku bukan suatu angan-angan bualan saja, tapi menjadi satu bukti nyata. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2020) Selengkapnya
Penghujung Tahun
Penghujung Tahun Tung Widut Terhitung 360 hari Hari terakhir di bulan terkahir Ditandiai derai hujan Angin kencang meliukkna dedaunan Termenung duduk sendiri Menerawang pada dua belas bulan perjalanan Banyak goresan Selengkapnya
Lagi Demam
Lagi Demam Tung Widut Kecanduan tak selalu senegatip rokok Larik sendu dengan lagu merdu Suara dahsyat yang mampu memikat Membuat kepayang dua puluh empat jam Ketika hati mengidolakan Bibir kecil Selengkapnya
PENIKMAT SENJA Tung Widut Berjajar di halaman depan Santai bersama teman sejawat Menikmati indahnya senja Mengores indah di langit barat Duduk sendirian terpaku Melayangkan angan kepada pencipta Keindahan yang tak Selengkapnya
Libur untuk Ilmu Tung Widut Pagi datang menjelang Tanpa tanggal merah di bulan ini Diakhir tahun saat siswa libur Kami di sini Setia dengan tugas yang sudah dipilih terdahulu Selengkapnya
Tak Ku Gapai
Tak Ku Gapai Tung Widut Bintang di langit terlalu terang Bersinar sampai hati para jejaka Hanya bisa melihat tanpa mungkin menggapai Aku bukan pujangga yang bisa merayumu dengan kata indah Selengkapnya
Kita Kataku
Kita Kataku Tung Widut Tentang diriku Maafkan bila salah Tak bermaksud sebegitu keseriusan hal serius Semua demi kita Kita kataku Yang sejajar diantaranya Mengenyapingkan status sosial pangkat derajat dan pekerjaan Selengkapnya
Bunga Pagi
Bunga Pagi Tung Widut Harum semerbak menyambut pagi Membangukan mata tertidur pertanda hari Menyibak kabut tipis menyelimuti bumi Selamat pagi sapa dengan harumnya Menyusup di celah cendela sampai terdengar Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- …
- 78
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














