Suami Seorang Istri : Kharir Hatta Sumringah dan lega sungging senyummu Kepadaku sore itu Di punggung ada karung berisi botol-botol kosong Ditata rapi satu per satu Selengkapnya
#Karena Menulis Aku Ada (KMAA)
Siklus
Foto: Dokumen Pribadi Siklus : Kharir Hatta Gerimis baru saja reda Semilir sejuk terasa Titik-titik air bergelayut di pucuk Selengkapnya
Akhirnya tidur lelap
Kabar bahagia suami bisa tidur dengan lelap dan nyaman tidak membuat kami bahagia sepanjang hari. Senin malam, bertepatan dengan malam Idul Adha, si sulung tiba-tiba menangis sebelum memejamkan mata. Kami Selengkapnya
Mengunjungi Dokter syaraf
Minggu malam, 18 Juli 2021, melihat kondisi suami yang makin melemah dan kurang istirahat, membuat saya terus berpikir. Apa yang harus dilakukan? Nyeri untuk sementara bisa diatasi dengan obat nyeri Selengkapnya
Sinar Mentahari
Sinar Mentari Tung Widut Kabut pagi tergeser sinar terang Mentari mulai datang Menampakkan kekuasaan Meraja diantara penghuni bumi lainya Datang membawa berkah Kesehatan bagi semua Nuansa riang di bawa dengan Selengkapnya
Tepekong Teng Seng Bio Pasar Lama Cikarang
Meski tinggal di kawasan Cikarang telah lama tapi baru kali ini bisa menjejakan kaki di sebuah rumah ibadah bernama Tepekong, padahal sering kali tempat ini di lewati saat melakukan Selengkapnya
Titik Balik: Aku Menyesal Menjadi Anak Ibuku
“Tentang Ibu tak dapat diceritakan dengan kata-kata, bahkan oleh air mata sekalipun” Aku menyesal telah menjadi anak Ibuku. Perasaan ini muncul baru-baru ini setelah sekian lama aku hidup bersamanya. Selengkapnya
Titik Balik: Duh, Ki Rangga!
“Cepat naik! Cepaattt!” Teriakan keras memekakkan telinga. “Ayo! Cepat! Yang sigap!” Teriakan pemompa semangat kembali terdengar. Sesekali diikuti ringkikan kuda. “Bagaimana bisa perang kalau naik kuda saja kamu tidak becus! Selengkapnya
Titik Balik: Kopi Samsudin
“Bapak ndak mungkin pulang, Buk!” “Kamu tahu apa tentang bapakmu, Mirna?” Mirna pun terdiam. Ia tahu sore ini ibunya tidak akan berubah pikiran seperti hari-hari sebelumnya. Perempuan berusia enam puluh Selengkapnya
POHON BUAH DUKU
POHON BUAH DUKU Penghasil buah flora identitas Provinsi Sumatera Selatan Optimal tinggi pohon mencapai 30 meter diameter 75 cm Hidup subur di ketinggian tanah 600 m dpl Obat tradisional, konstruksi Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- …
- 78
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







