Senja Mengejar Malam

Senja bergegas mengejar malam membawa hatiku yang kelam menyelinap di antara rembulan   Malam berlalu dengan cepat menyelimuti hatiku yang kalut memanggil-manggil fajar subuh   Pagi masih berbalut dingin enggan

Rindu dan Senja

Mauku bukan begini berbincang sebentar lalu pergi menghilang bersama senja sisakan derai air mata   Aku mau kita bercerita sambil menikmati kopi seraya bercanda mesra   Aku ingin merengkuhmu dalam

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.