Menutup Mata Telinga Tung Widut Larik cerita yang dulu terjalin Sebuah rangkaian tanpa memegang data Hanya memandang dari kejuahan Setiap proses berkait antara tugas dan rasa Angin mulai berhembus membawa Selengkapnya
KMAA
YPTD dan Literasi 2 (Puisi untuk Bapak Thamrin Dahlan)
Dionisius Agus Puguh YPTD dan Literasi 2 Puisi untuk Bapak Thamrin Dahlan YPTD, Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan, demikianlah kami mengenal sebuah nama yang Tuan perkenalkan kepada kami para Selengkapnya
Selamat Pagi Siang
Selamat Siang Pagi Tung Widut Tak mengelak ketika matahari bersinar Mata yang baru terbuka tak terbagi embun pagi Hanya sebuah cerita tentang kesejukan Lukisan di timur saat menculnya cahaya Sebuah Selengkapnya
Permohonan Pagi
Permohonan Pagi
Asuhan Senja
Asuhan Senja Dalam balutan suasana senja Hati merenung terhadap rasa Gejolak yang terjadi sisakan cela Kekuatan diri runtuh seketika Hati bisa goyah kapan saja Tanpa ada yang bisa menduga Berubah Selengkapnya
Kicau Burung Pagi
Kicau Burung Pagi Tung Widut Embun menyapa pagi Dingin belum juga terlerai Nyanyi riang terdengar terurai Bersama gaung dari mengeras suarau yang melantunkan ayat-ayat suci Damai rasa hati mendengar Menikmati Selengkapnya
Bukan Sebuah Ketulusan
Bukan Sebuah Ketulusan Tung Widut Manis kata terucap Membius semua pendengar Aku membutuhkan pertolonganmu Itu kataku saat itu Tanganmu pun menyambut penuh ketulusan Merangkut berkait menjadi satu jiwa Sebuah kerjasama Selengkapnya
Cinta Tekikis Masa
Cinta Terkikis Masa Tung Widut Senyum manismu merekah kala berdua Berdampingaan bergandeng tangan dengan mesra Ulurkan tangan untuk masa lalumu Yang juga bersama pasangan hidup sejantinya Rupanya dendam telah Selengkapnya
Kamboja di Tepian Jalan
Kamboja di Tepian Jalan Tung Widut Pagi berseri melihat dunia Segala semangat menyertai setiap insan Melesat di kiri garis putih jalanan Memburu waktu tak henti berdetak Saksi perlahan mentari membumbung Selengkapnya
Sirnakan Dendam
Sirnakan Dendam Rung Widut Angkara murka telah ada Ingin selalu berkuasa dengan berbagai cara Memangsa sesama Menjatuhkan dengan sadis segaja Rahwana berwujud manusia tak bisa terelak Walau agama membalutnya sejak Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- …
- 83
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












