Kemarilah, mari kusampaikan cerita cèrita menyeramkan tentang senja senja yang dikuasai para raksasa raksasa yang suka memanga manusia manusia yang hidupnya serakah serakah kepada harta dunia Warna merah saat Selengkapnya
KMAB
Merasa Tak Cukup
Hanya satu dua sampai mungkin sepuluh Pembaca puisi-puisi di blog pribadi Mengapa bisa demikian Apakah kurangnya publikasi Namun tak mengapa bila terus berlanjut Tak satu karya terhentikan Agar lebih dibaca Selengkapnya
Mie Ayam
Mie Ayam Matahari terik menampar kulit Rasa lapar pun datang menyerang Membinasakan semangat hati Membunuh keriangan siang Berburu hidangan lezat Di jejeran kaki lima Tak satupun menarik minat Hingga jatuh Selengkapnya
# KMAB Indonesia Benamkan Myanmar 5-1 Belum Cukup Untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U19 2022
Timnas U19 Indonesia kembali berhasil meraih kemenangan telak pada matchday terakhir di grup A Piala AFF U19 2022 setelah berhasil menghancurkan Timnas U19 Myanmar lewat pertandingan yang dimainkan di Stadion Selengkapnya
Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital
Kominfo RI melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pembelajaran Digital (FPD). Kegiatan ini terlaksana melalui program Government Transformation Academy (GTA) dari Selengkapnya
Cemilan Intip Khas Solo
Selamat pagi sobat, Kemarin (Senin, 11/07/2022) sejak sore hingga malam hari, aktivitas saya menyaksikan pertandingan sepakbola babak Semi Final Leg Kedua Piala Presiden 2022 yang disiarkan secara live di stasiun Selengkapnya
Mari Kita Bicara Tentang Madura: Nasi Jagung
Dulu nasi jagung dianggap makanan kelas dua tapi kini nasi jagung banyak dicari karena masakan ini lebih menyehatkan dan kaya vitamin juga mineral. Menu nasi jagung ini di Jawa Timur Selengkapnya
Takbir Kedua
Takbir Kedua Tung Widut Kumandang tabir masih menggema Di hari tasrik kedua dari toa surau Pagi menjadi bingar Matahari bersiap memunculkan diri Mengusir dingin yang menusuk tulang Halaman rumah sore Selengkapnya
6. #KMAB, GURU NEGERI SERUMPUN BERPANTUN
Kalau bertanya si insan seni, Berborak sahaja kurang bercakap, Johor asalnya alamatku ini, Di Parit Raja istana hinggap. Tarian samba terus menyentap, Jelas hidangan habis tiada, Matanya hamba asyiklah Selengkapnya
Senja yang Tercekam
Senja bergegas segera berlalu tinggalkan hiruk pikuk hari dan percakapan yang membara langit yang memerah tak dihiraukan asyik masuk di peraduan Senja yang tercekam disergap gulita tanpa lampu-lampu penerang Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- …
- 44
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










