Berkibarlah Tung Widut Langit biru berhias kelabu Angin melambaikan bendera Berkibar perkasa dari kejauhan Ditemani dedaunan hijau berkarpet rumput Indah padu padan ciri negeriku Terik menyengat sebagai semangat Tak ada Selengkapnya
NGETEH MORNING
Sapa Mu Malam Ini
Sapa Mu Malam Ini Tung Widut Kesunyian tertata di atas bantal Selimut telah menutup seluh raga lelah Mata separo terpejam Pasrah dengan sepi yang sudah mencekam Deri memghalangi Selengkapnya
Gundah Hari Ini
Gundah Hari Ini Tung Widut Gundah hari ini Kala tanpa sahabat di sisi Sepi di hati sepi di sini Saat sendiri dalam ruang besar gak berisi Gundah hari ini Tiada Selengkapnya
Separo Rindu Terbayar
Separo Rindu Tetbayar Tung Widut Sapamu pagi ini Seiring bersinarnya mentari di musim hujan Dinatikan selalu menghilangkan mendung kelabu Menghalau dingin yang tetap ada Bagai petir saat itu Meledakkan hati Selengkapnya
Gerimis Pagi
Gerimis Pagi Tung Widut Titik air jatuh berderai Menyembunyikan mentari yang sisp sejak pagi Kelabu langit merintih Hilangkan senangat para pemalas di balik selimut Jatuh air ditepian jalanan Melingkar Selengkapnya
Kembalikan Rinduku
Kembalikan Rinduku Tung Widut Siang telah berlalu Matahari tak lagi menemui Hanya gelap yang tersisa Kemesraan telah sirna Kau tak lagi darang untukku Rindu yang merajut disekujur tubuh Dalam angan Selengkapnya
Ketika Cinta Tak Lagi Sejalan
Ketika Cinta Tak Lagi Sejalan Tung Widut Jangan buang sia-sia Usia yang mungkin kembali Ini dunia tak fana Semua berlalu begitu saja Sekian kedip sebuah waktu memperbaiki Menginjak jalan yang Selengkapnya
Hujan Pagi
Hujan Pagi Tung Widut Pagi kelabu tanpa sinar Rintik hujan semakin keras Degung di telinga memysmarkan kicau yang menerjang Diantara daun basah menysup mrncari makan Mematuk pepaya yang bergelantungan Selengkapnya
Diriku
Diriku Tung Widut Aku takkan diam dalam seribu kesunyian Selalu berangan dari hal yang tdrkecil Menyusun alur dari yang tak nyata Berkhayal dalam malam Kelopak mata penuh cerita sebelum terlelap Selengkapnya
Sementara
Sementara Tung Widut Raga yang senyaman angan Pusing mendera bersama keringat dingin Aku terlena Aku tahu Pantangan yang dilanggar Inilah akibatnya Dulu pernah berjanji dan di ingkari Dulu pernah bengini Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












