Cerita Pagi Tung Widut Surya belum berkata Tersembunyi jauh didalam gelap Dingin tersenyum menyambut mata terbuka Semangat kan raga tegak berdiri Korbarkan api bahagia hari ini Dengan senyum simpul menyapa Selengkapnya
#terbitbukugratis
Doa Sang Pemuda Tung Widut Syukur terucap dadi bibir Pemuda pemburu ilmu di layar bercahaya Sejuta harapan mewarnai angan Sebuah kesuksesan di masa datang Tengah malam dihiasi doa Bersama gelap Selengkapnya
Merahkan Darahku
Merahkan Darahku Tung Widut Corona membuat sepi ulang tahunku Merenggut paksa keceriaan pesta Mensenyapkan penjuru negri Diam tanpa basa basi Riuh ceria yang dulu ada Bingar disetiap detik mewarnai pecinta Selengkapnya
Berkat Kebaikan YPTD Buku Solo Pertamaku Terbit
Jejak literasi 2020 tertera dengan catatan bersejarah lahirnya buku pertama ber ISBN berkat terbit buku gratis YPTD. Bukan Sekadar Menulis. Tidak terasa YPTD (19 Agustus ) sudah satu tahun Selengkapnya
Panggilan dari Balik Kabut
Panggilan dari Balik Kabut Tung Widut Pagi dingin pekat Matahari masih engan menampakkan diri Bersiap di ufuk timur gunung masih tertidur dalam buaian hitam Suara lantang bersahutan dari pengeras Menggerakkan Selengkapnya
Lelap
Lelap Tung Widut Memecah keheningan malam Dalam temaram lampu kamar Terdengar dekur semerdu angin yang diam Menapaki malam Mimpi terurai Bersambung kala tubuh berbalik Menikmati sisi gelap dengan napas teratur Selengkapnya
Bara di Tungku Harapan
Bara di Tungku Harapan Tung Widut Malam hitam di terjang Pagi dingin dihilang Terik menjadi kawan Senja menjadi teman Merah rona panas membara Asap membumbung membuat lukisan Mengikis kabut yang Selengkapnya
Tetes Air Mata Tanpa Kata Pisah
Tetes Air Mata Tanpa Kata Pisah Tung Widut Berjuta hari pagebluk ada Menjadi raja alam yang menakutkan Merenggangkan jarak kasih saudara sedarah Membuat ingatan samar terasa Demi hari kabar Selengkapnya
Azan Subuh
Azan Subuh Tung Wudut Seriuan samar terdengar bersahutan Menggeliatkan raga malas terbalut hawa dingin Dengan malas mata mulai terbuka Menyambut dingin penuh kabut Sandal japit usang membelah sepi Menapak Selengkapnya
Bilah Kehidupan
Bilah Kehidupan Tung Widut Berpuluh tahun berdua dalam janji Sejak baju pun belum mampu terpakai Merayu alam untuk menghidupi Mengucurkan keringat dalam setiap jejak kaki Senyum setiap kelahiran tumbuh Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- …
- 31
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.












