
Artikel ini ditulis Rabu 24 Maret 2021 pukul 22.31. Menggunakan fasiltas telepon seluler sembari lesehan. Rasanya gimana ghitu kalau belum posting tulisan. Seperti orang berhutang. Walaupun bukan hutang uang namun teringat terus dan sangat mengganggu akal pikiran.
Itulah sebabnya awak menulis malam malam untuk menenangkan diri. Hutang wajib hukumnya dibayar kontan. Soal bahan tulisan tidak menjadi persoalan. Buktinya tulisan ini tak terasa sudah masuk ke paragraf ke dua. Tinggal 5 paragraf lagi untuk memenuhi persyaratan menjadi satu artikel bernyawa.
Kebiasaan menulis sejak tahun 2010 rupanya menjadikan awak kecanduan. Addict kata teman teman di Badan Narkotika Nasional (tempat dulu awak mengabdi). Kecanduan menulis termasuk kriteria positif adanya bersebab niat utama adalah berbagi kebaikan.
Rabu lumayan sibuk. Pertama menyelesaikan tugas pokok menerbitkan buku Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan. Lumayan bulan Maret ini akan diterbitkan 36 judul buku. Menyita waktu memang namun di lakoni dengan seang hati sesuai dengan komitmen seorang penggiat literasi.
menjelang Shalat Dzuhur Ananda Didit si Sulung singgah dirumah. Jadilah kami dadakan tanpa rencana bersepakat makan siang di luar rumah. Jarang jarang berkumpul keluarga seperti ini bersebab kesibukan masing masing . Suami isteri dan 4 anak lengkap . Resto Sate Pancoran di Jalan Raya Pasar Minggu Jaksel tempat nostalgia ketika anak anak masih kecil Disinilah dulu kami acap menikmati kuliner maknyus.
Sakin sibuknya di Rabu cerah, awak sampai lali dan lali tidak mengikuti acara pelatihan menulis. Ibu Kanjeng, Mbak Aam dan Ibu Ditta menghubungi
Nah tentu ada pesan bermakna apa yang akan disampaikan diakhir tulisan. Pesan ini terkait hutang di hubungkan dengan kesibukan. Wajar saja setiap manusia memiliki kesibukan dunia. Akan menjadi lebih bermakna apabila kesibukan itu berorientasi akherat.
Point yang ingin disampaikan disini adalah bahwa bagi seorang penulis kawakan sesibuk apapun yang dikerjakan dalam seharian jangan sampai meninggalkan pekerjaan menulis. One day one posting
Izin menambahkan satu paragraf lagi sebagai penutup. Tulisan ini akan bernyawa ketika di syiarkan ke media sosial. Ketika tulisan anda dibaca khalayak maka serta merta karya memiliki nilai nanfaat.
Selain itu awak bisa tidur nyenyak bersebab telah membayar hutang tulisan tepat di jarum jam 22.52.
- Salam Literasi
- BHP 240321
- YPTD












Keren, Komandan. Saya masih sering berhutang ni. Hehehe.
Maafkanlah!
Super dan manfaat banget Pak Haji, tulisannya sangat menginspirasi. Semoga sukses selalu ya Pak?