Fasilitas MCU Rumah Sakit Bhayangkara Tk 1 Pusdokkes Polri
Merawat Kesehatan, Merawat Silaturahim
Oleh: Thamrin Dahlan
Dalam dunia kesehatan, Medical Check Up (MCU) merupakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang bertujuan mengetahui kondisi tubuh secara dini. Melalui MCU, berbagai faktor risiko penyakit dapat dideteksi sebelum berkembang menjadi lebih serius. Dengan demikian, langkah pencegahan maupun pengobatan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang untuk tetap hidup sehat semakin besar.

Bagi kalangan lanjut usia, MCU bukan sekadar rutinitas tahunan. Pemeriksaan kesehatan adalah bentuk kasih sayang kepada diri sendiri dan keluarga. Tubuh yang telah mengabdi puluhan tahun tentu memerlukan perhatian lebih agar tetap sehat, bugar, dan mampu menjalani hari-hari dengan penuh semangat.

Alhamdulillah, Komunitas Paguyuban Purnawirawan/Pensiunan Kesehatan Polri (P2KP) memperoleh fasilitas MCU dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I. Program ini menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan para pensiunan. Selain memeriksa kesehatan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahim dengan rekan-rekan seperjuangan serta bertemu kembali dengan para yunior yang masih aktif mengabdi di lingkungan Kedokteran dan Kesehatan Polri.

Di luar kegiatan MCU, P2KP juga aktif mengadakan berbagai aktivitas kebugaran, salah satunya Nordic Walking dengan slogan “Sehat, Bugar, dan Selaras.” Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan tersebut membuktikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari aktivitas, melainkan awal untuk menikmati hidup yang lebih sehat. Selama ada kemauan untuk bergerak dan menjaga kebugaran, insyaallah kualitas hidup di usia lanjut akan tetap terpelihara.

Pelaksanaan MCU berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis, 11–12 Desember 2024, bertempat di Gedung Promoter. Sejak pukul 06.30 WIB para peserta telah hadir dalam keadaan masih berpuasa untuk keperluan pemeriksaan laboratorium. Setelah melakukan registrasi, peserta langsung diarahkan menuju ruang pengambilan sampel darah.

Panitia dari Rumah Sakit Bhayangkara bersama pengurus P2KP mengatur alur pemeriksaan dengan sangat baik. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang ditandai dengan pita berwarna sehingga perpindahan dari satu ruang pemeriksaan ke ruang berikutnya berlangsung tertib dan teratur. Sistem sederhana ini terbukti efektif menghindari penumpukan antrean.

Usai pengambilan darah, peserta melanjutkan pemeriksaan tekanan darah, tinggi badan, berat badan, serta pemeriksaan penunjang lainnya. Berkat banyaknya tenaga kesehatan yang bertugas, seluruh proses berlangsung lancar tanpa antrean panjang. Setelah itu peserta menikmati sarapan pagi sebelum melanjutkan pemeriksaan oleh dokter spesialis penyakit dalam, pemeriksaan EKG, mata, hingga rontgen.

Suasana pemeriksaan berlangsung nyaman dan penuh keakraban. Sesekali para koordinator harus mengingatkan peserta agar segera berpindah ke ruang berikutnya karena banyak di antara kami yang larut dalam obrolan penuh nostalgia. Maklum, kesempatan bertemu sahabat lama selalu menghadirkan cerita dan kenangan yang sulit diakhiri.

Dalam sambutannya, Ketua Umum P2KP, Irjen. Pol. (P.) dr. Arthur Tampi, menyampaikan apresiasi kepada Kapusdokkes Polri, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I, beserta seluruh jajaran atas pelayanan yang profesional, ramah, dan penuh empati. Pelayanan yang humanis seperti ini memberikan rasa nyaman bagi para pensiunan yang mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan.

Rasa syukur semakin bertambah ketika menyadari bahwa tidak semua komunitas pensiunan memperoleh perhatian dan fasilitas kesehatan seperti yang diberikan kepada keluarga besar P2KP. Pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahun merupakan investasi yang sangat berharga bagi para lansia untuk menjaga kualitas hidup dan tetap produktif.
Sebagai pelengkap kegiatan, peserta juga memperoleh penyuluhan kesehatan dari dokter spesialis ortopedi mengenai pentingnya menjaga kesehatan tulang, sendi, dan tungkai kaki. Materi tersebut sangat bermanfaat karena kemampuan bergerak merupakan modal utama agar lansia tetap mandiri, aktif, dan terhindar dari cedera.
Dari kegiatan ini saya semakin meyakini bahwa kesehatan bukan hanya urusan obat-obatan dan rumah sakit. Kesehatan juga tumbuh dari kebersamaan, silaturahim, semangat bergerak, serta perhatian yang tulus antarsesama. Kehadiran P2KP menjadi wadah yang sangat berarti bagi para pensiunan untuk terus berkomunikasi, saling menyapa, saling menguatkan, dan bersama-sama menjaga kualitas hidup di masa senja.
Mari jadikan Medical Check Up sebagai budaya hidup sehat. Jangan menunggu tubuh memberi tanda bahaya. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebab kesehatan adalah nikmat Allah SWT yang tidak ternilai harganya. Ketika tubuh tetap sehat, kita dapat terus berkarya, beribadah, mengabdi kepada keluarga, serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Salam Sehat, Salam Literasi.
BHP, 12 Desember 2024
Thamrin Dahlan







