Ketinggalan Kopiah

Islam, YPTD419 Dilihat

Ketinggalan Kopiah

 

Sabtu pagi berserta istri Hj Enida Busri bersiap menuju museum pewayangan di kawasan Taman mini Indonesia Indah. Pasalnya awak di dapuk menjadi Ketua Umum Panitia Perhelatan Akad Nikah dan Resepsi Putri sahabat seperjuangan Bapak dan Ibu Yuyun Suwondo.

 

Pukul 06.30 kami telah tiba di tempat acara persiis belakang Masjid At Tin Jakarta Timur. Terlihat sudah cukup banyak keluarga besar tiba di tempat Akad Nilah baik dari pihak calon mempelai wanita dan maupun pria.

 

Awak menyaksikan rekan panitia mengenakan jas berdasi plus peci hitam. Gagah dan rapi juga berbusana resmi itu. Awak baru sadar ternyata tak mengenakan peci hitam atau kopiah kata orang melayu.

 

Wah rasanya kurang lengkap juga tak bertutup kepala padahal kaum ibu panitia semua berhijab. Terlintas pikiran awak wajib berkopiah di acara sakral ini namun apa daya , bagaimana pula bisa mencari atau membeli kopiah di tempat seperti ini.

 

Baiklah awak ikuti dulu dan kosentrasi mengawal acara akad nikah. Menyambut kedatangan Pak penghulu yang tiba sesuai jadwal. Beliau berperawakan gagah lengkap berbusana jas resmi berdasi dan ber peci hitam pula.

 

Alhamdulillah acara sunah Rasul berjalan khidmad di awali pembacaan ayat suci Al Quran oleh Qori Ustazd Fadhil Basalamah. Firdaus tegas mengucapkan “Saya terima nikahnya Wita” disambut ucapan Allah Akbar Alhamdulillah oleh seluruh hadirin.

 

Sekarang urusan Ketua Panitia tak berkopiah. Setelah memberi ucapan selamat kepada pemanggku hajad tamu hadirin dipersilahkan menikmati sarapan pagi. Awak kini berniat ke Masjid At Tin untuk membeli kopiah. Berjalan kaki 5 menit bertanya kepada saudara bertemu dijalan dimana gerangan bisa membeli peci hitam.

 

Alhamdulillah Koperasi At Tin menyediakan busana muslim lengkap. Jadilah awak memilih peci yang cocok dengan ukuran kepala nomor 9. Jadilah awak berkopiah kini sembari tersenyum mendengar pedagang kopiah itu berujar.

 

” Terima kasih Bapak telah berkopiah sebagai tanda pria moslem” Kemudian awak menambah ungkapan itu secara jujur bahwa fungsi penutup kepala itu juga untuk menutup rambut beruban…..

 

Salamsalaman

TD

 

Tinggalkan Balasan