Perbincangan yang sejak tadi tak ada sudahnya, emosiku sudah tidak stabil semakin aku menahannya semakan sakit kepala rasanya. Menatap netra yang sejak tadi berusaha menghindar, semakin jauh dari kebenaran apa Selengkapnya
Cerpen
Sudut Hati (End)
Suasana riuh tentu membuat semua gembira, aku langsung meninggalkan Bang Rusdy menuju meja prasmanan yang menyediakan aneka makan yang menggugah selera. “Bukannya berterima kasih, main nyelong saja katanya Bu Guru Selengkapnya
Sudut Hati (1)
Beberapa hari ini terasa matahari di atas ubun – ubun, rasanya lebih baik mendekam di dalam kamar saja libur ini, aku melepas jilbab dikepala yang membuat kepalaku menjadi gatal. Aku Selengkapnya
Antara Dua Rasa (End)
Flashback “Juara satu kelas XI IPA 2 adalah.” Deg deg jantungku. Aku selalu bersaing dengan Adnan untuk posisi ini, aku merutuk wakil kepala sekolah urusan siswa yang selalu mempermainkan kami Selengkapnya
Antara Dua Rasa (1)
Kepalaku terasa berat, sudah beberapa hari ini aku merasakan meriang yang membuat semua kerja ototku agak terganggu. Menjadi abdi negera bukan berarti bisa duduk tenang menunggu gaji keluar di awal Selengkapnya
Hadiah Kehidupan
Hening malam menambah volume aduanku kepada – Nya, sesak dada ini sedikit berkurang semoga besok lebih baik lagi. Kantuk masih mengelayut di mataku tapi jika aku bermalas – malasan maka Selengkapnya
Hard Love
Jika ada yang bertanya kenapa masih bertahan, mungkin sampai saat ini Aku tidak bisa menjawabnya. Mungkin semua yang pernah mengalami hal sama dengankupun tidak akan bisa menjawab. Kerutaan di dahiku Selengkapnya
Aishiteru Yo (End)
Pertemuan kami selalu secara tidak sengaja, seperti pagi ini, aku melepas resahku dengan berjalan santai menyambut hari ahad sejenak menghilangkan kepenatan dari mengajar selama sepekan. Langkahku terhalang oleh kakak beradik Selengkapnya
Aishiteru Yo (1)
Air yang membasahi wajahku memberikan rasa segar yang tak terhingga, sesak yang menyelimuti diri seketika lenyap ketika aku mengambil air wudhu. Selesai sudah doa berwudhu aku melangkahkan kaki menuju mushola Selengkapnya
Kabut Kehidupanku (end)
“Yah, sebenarnya Dinda ini anak Ayah dan Ibu atau tidak?” “Kenapa Dinda bertanya begitu?” Aku terdiam seribu bahasa, aku takut jika Ibu tahu pasti aku dimarahi habis – habisan dan Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















