Gerimis menyambut Selasa pagiMembuat sinar matahari terhalangiAlangkah nikmatnya kembali di peraduanAtau menikmati teh hangat
Fiksiana
Seekor Anak Kucing yang Dirundung
Anak kucing itu kotor dan berbauBulunya lepek lusuhIa entah anak siapaIa kucing sebatang kara
Sebelum Merindu
Sebelum Merindu Oleh: Erry Yulia Siahaan Jika kau peduli aku lihatlah ke bawah kakimu lepaslah tatapmu ke depan jauh tengoklah ke sisimu Ada aku di situ di gelombang tapakmu di Selengkapnya
Cerpen: Percakapan Anak Lelaki dengan Ibu Sebelum Tidur
Malam itu Bayu terlihat kelelahan. Mukanya kusam, lengkungan hitam di sekitar mata mulai tampak, rambut pun acak-acakan. Makanan kesukaannya yang disediakan ibu ketika siang, tak mampu menyegarkan tampilannya. Mengikuti kegiatan Selengkapnya
Cerpen: Sepucuk Surat Perselingkuhan
Masih adakah yang berkirim surat dengan tulisan tangan akhir-akhir ini? Kamu bagaimana? Kalau kami, orang-orang yang suka membaca dan bercita-cita menjadi penulis, sangat menyukai. Kami membiasakan diri menulis dengan tangan Selengkapnya
Cerpen: Valentine yang Malang
“Buat apa merayakan Valentine? Bukankah cinta memang dan harus dihidupi setiap hari? 14 Februari hanyalah satu di antara 365 hari yang terus kita lewati” Besok Minggu hari Valentine. Seorang wanita Selengkapnya
Penasehat atau Pena Sehat
Bersua Penasehat di Pulau Mianggas 2010 Penasehat makna sebenarnya s’rang penasehat memberikan nasehat itu saja soal diterima atau tidak diterima nasehat penasehat tidak pernah kecil hati hanya Selengkapnya
Cerpen: Maaf, Tak Ada Lagi Cinta di Antara Kita
Awalnya, hubungan kita baik-baik saja. Cinta yang dibangun bermodalkan kepercayaan, kesetiaan, dan perjanjian, kuharap bisa berlangsung lebih lama hingga ke pelaminan. Kemudian langgeng sampai kematian. Kau masih saja rutin mengingatkanku Selengkapnya
Cerpen: Uang Arisan
Di sebuah perumahan, hidup seorang ibu bernama Bu Bandi. Dia boros, tidak pandai mengatur uang. Bersuamikan buruh pabrik, dia memiliki seorang anak gadis. Sore itu, bersama ibu-ibu lain se-RT, mereka Selengkapnya
Tiga Pantun Kamis
Kreasi Thamrin Dahlan Hujan Jakarta bajupun basah Demam mendera krna tak biasa Rasanya tidak ada pekerjaan susah Alah bisa karena terbiasa Wisata ke melayu tak perlu visa Kakanda Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 368
- 369
- 370
- 371
- 372
- …
- 383
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.














