Assalamualaikum Selamat Pagi. Have a nice days. Menulis itu Perkerjaan, Hobby, Tugas atau apapun alasan tetap menyenangkan. Itulah yang kita rasakan setelah usai Program KMAC. Ceria bermakna kemampuan menyebarkan Selengkapnya
Literasi
Darik: RUMAHKU ISTANAKU
Rumahku, Istanaku Oleh: Ambu Guru Sejuta cerita terukir indah Pada dinding terlukis megah Tempat kami merajut kisah Bangun mahligai nan mawadah Sejuta bahagia kurasa Rumahku yang biasa Bagai Selengkapnya
Darik: Waktu Takkan Berulang
Waktu Takkan Berulang Oleh: Ambu Guru Roda kehidupan tetap berputar Ketika siang baskara bersinar Kala malam indurasmi berpendar Bersama kelip gemintang berbinar. Cakrawala fajar merona Tawarkan sejuta pesona Selengkapnya
KMAC H-40 Redundant 35: “Hatiku Penuh Nyanyian”
Redundant 35: “Hatiku Penuh Nyanyian” Oleh Erry Yulia Siahaan Sudah berulangkali, saat bangun pagi atau ketika mengerjakan sesuatu, seperti ada musik dalam diri Lia. Ada yang dengan kata-kata, ada yang Selengkapnya
40 Finish KMAC Diiawal Ramadhan
Betapa besar nikmat kesempatan dan kesehatan diberikan Tuhan Yang Maha Kuaa sehingga Peserta Program YPTD Karena Menulis Aku Ceria (KMAC) tiba di garis finish. Bukan pekara gampang mengatasi segala Selengkapnya
Darik: Senjaku Telah Datang
Senjaku Telah Datang Oleh: Ambu Guru Betapa Kehidupan melenakan Waktu terlupakan Kini umur berkurang Senja telah datang Gelap kan menjelang Keindahan dunia tinggal sesaat Waktu berpulang semakin Selengkapnya
Di Keheningan Malam
Di keheningan malam .. Penulis tua itu .. Masih duduk termangu .. Mata belum terasa mengantuk .. Sementara beberapa tulisan sudah ia tuntaskan .. Penulis tua itu .. Masih Selengkapnya
KMAC H-39 Redundant 34: Belajar
Redundant 34: Belajar Oleh Erry Yulia Siahaan Seperti lagu. Demikianlah hidup. Satu tema bisa hadir dalam beragam judul. Bermacam tempo. Berjuta lirik. Bahkan, satu judul yang sama bisa lahir dalam Selengkapnya
Darik: Ramadan, Rinduku Membuncah
Ramadan, Rinduku Membuncah Oleh: Ambu Guru Membuncah Mengharu rasa Penuhi asa Kedatanganmu kini kunanti Sementara kumenata hati Menyambutmu segenap hati Ramadan, suasanamu nan indah Penyegar jiwa-jiwa Selengkapnya
Kerinduan
Kerinduan Tung Widut Bintang adakah dia kau lihat Agar bulan menyampaikan puisi hati Tetang rindu menggebu Angin semilir bertiup Mampukah kau sapa dia Ingatkan aku menantinya Dalam terik dan dinginnya Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- …
- 241
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










