Apalagi dengan Mu

  1. Apalagi dengan Mu
    Tung Widut

Senyum masih menawan
Keramahan dari sisi bibir masir terpancar
Untuk apalagi semua disuguhkan
Bila hanya sebuah lepalsuan

Pergilah dengan keiklasan
Semua disadari dari kebiasaan
Hitam putih semua sudah ditelan
Pergi saja tak apa

Hari demi hari bukan untuk sebuah kegembiraan
Ketenangan perlu ada pada hati terdalam

Morgana tawa sederetan kata-kata merayu
Tak kan ada lagi cerita tentangmu
Tentang sebuah perkenalan yang tak berujung
Tentang kemauan yang tak tersambung
Tentang segala yang diminta dengan pengharapan
Hanya ada permitaan terkabulkan

Tangan ku iklas memberi
Hatiku tulus menemani
Ridho Tuhan yang dinanti
Ingin suatu saat dapat menikmati

Tinggalkan Balasan

News Feed