Kiat Menulis yang Baik dan Dapat Duit

DR. WIJAYA KUSUMAH, M.PD

BUKU14 Dilihat

Kisah Omjay: Kiat Menulis yang Baik dan Menghasilkan Uang

Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. — Omjay, Guru Blogger Indonesia

“Tulisan yang baik akan menemukan pembacanya sendiri.”

Kalimat sederhana itu selalu terngiang di telinga Omjay setiap kali membuka laptop dan mulai menulis. Banyak orang bertanya kepada Omjay, “Bagaimana caranya menulis yang baik dan bisa menghasilkan uang?”

Pertanyaan itu terlihat sederhana, tetapi jawabannya tidak sesederhana yang dibayangkan. Sebab menulis bukan hanya soal merangkai kata. Menulis adalah perjalanan jiwa. Menulis adalah proses berbagi pengalaman, ilmu, dan hikmah kehidupan kepada orang lain.

Lebih dari itu, menulis adalah investasi jangka panjang yang hasilnya sering datang tanpa diduga.

Menulis Berawal dari Hati

Omjay tidak pernah bercita-cita menjadi penulis terkenal. Ketika pertama kali mengenal blog pada tahun 2008, Omjay hanya ingin berbagi pengalaman sebagai guru.

Tulisan pertama yang dibuat pun sangat sederhana. Tidak ada teknik SEO. Tidak ada strategi pemasaran. Tidak ada target pembaca.

Yang ada hanyalah keinginan untuk berbagi.

Ternyata justru dari kejujuran itulah tulisan Omjay mulai dikenal banyak orang.

Omjay belajar bahwa tulisan yang lahir dari hati akan lebih mudah menyentuh hati pembaca.

Ketika kita menulis dengan jujur, pembaca akan merasakan ketulusan yang ada di balik setiap kata.

Karena itu, kiat pertama untuk menulis yang baik adalah:

Menulislah dengan hati.

Jangan terlalu sibuk memikirkan apakah tulisan akan viral atau tidak. Fokuslah pada manfaat yang bisa diberikan kepada pembaca.

Biasakan Menulis Setiap Hari

Salah satu rahasia terbesar seorang penulis adalah konsistensi.

Banyak orang ingin menjadi penulis, tetapi sedikit yang mau menulis setiap hari.

Omjay selalu mengingat pesan sederhana:

“Jangan menunggu mood datang. Menulislah, maka mood akan mengikuti.”

Awalnya memang tidak mudah.

Kadang ide tidak muncul.

Kadang tubuh lelah.

Kadang pekerjaan sekolah menumpuk.

Namun Omjay tetap berusaha menulis setiap hari walaupun hanya beberapa paragraf.

Sedikit demi sedikit tulisan terkumpul.

Tulisan yang awalnya hanya satu halaman berkembang menjadi artikel.

Artikel berkembang menjadi buku.

Buku berkembang menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Karena itu, jika ingin menjadi penulis yang baik, biasakan menulis setiap hari.

Tidak harus panjang.

Yang penting konsisten.

Tulislah Hal yang Dekat dengan Kehidupan

Kesalahan banyak penulis pemula adalah mencoba terlihat hebat.

Mereka menulis sesuatu yang jauh dari pengalaman mereka sendiri.

Padahal sumber tulisan terbaik justru berasal dari kehidupan sehari-hari.

Omjay sering menulis tentang:

Pengalaman mengajar di SMP Labschool Jakarta.

Kisah keluarga.

Perjalanan ke berbagai daerah.

Pengalaman sakit dan bangkit kembali.

Pengalaman belajar di Jepang dan China.

Pengalaman menjadi guru selama lebih dari 30 tahun.

Ternyata tulisan sederhana seperti itulah yang paling banyak dibaca.

Mengapa?

Karena pembaca merasa dekat dengan cerita tersebut.

Mereka menemukan diri mereka di dalam tulisan kita.

Mereka merasa tidak sendirian menghadapi kehidupan.

Bangun Blog dan Media Sosial

Di era digital saat ini, menulis saja tidak cukup.

Tulisan harus memiliki rumah.

Bagi Omjay, rumah tulisan itu adalah blog.

Blog menjadi alat rekam yang ajaib.

Semua tulisan tersimpan dengan rapi dan dapat dibaca kapan saja oleh siapa saja.

Omjay sering mengatakan:

“Tulisanku adalah tabunganku untuk menjadi buku yang bermutu dan tersimpan di alat rekam yang ajaib bernama blog.”

Dari blog itulah banyak peluang datang.

Undangan webinar.

Undangan menjadi narasumber.

Kesempatan menulis buku.

Kerja sama pendidikan.

Bahkan persahabatan dengan banyak orang dari seluruh Indonesia.

Karena itu, jika ingin serius menulis, mulailah membuat blog pribadi.

Jadikan blog sebagai portofolio karya terbaik Anda.

Jangan Menyerah Saat Tidak Dibaca

Setiap penulis pasti pernah mengalami masa sepi pembaca.

Omjay pun mengalaminya.

Ada tulisan yang hanya dibaca beberapa orang.

Ada artikel yang hampir tidak mendapatkan komentar.

Namun Omjay tetap menulis.

Mengapa?

Karena tujuan utama menulis bukan mencari pujian.

Tujuan utama menulis adalah berbagi manfaat.

Jika hari ini tulisan kita hanya dibaca satu orang, bisa jadi suatu hari nanti tulisan itu menyelamatkan kehidupan seseorang.

Tulisan memiliki umur yang panjang.

Bahkan kadang jauh lebih panjang daripada usia penulisnya.

Belajar Membuat Judul yang Menarik

Judul adalah pintu masuk pembaca.

Tulisan yang bagus bisa tidak dibaca jika judulnya kurang menarik.

Omjay belajar membuat judul yang mampu membangkitkan rasa ingin tahu pembaca.

Misalnya:

Guru: Dibutuhkan Tapi Sering Dilupakan

Menulislah dengan Hati, Bukan dengan ChatGPT

Ketika Waktu Menjadi Guru Kehidupan

Tulisanmu Adalah Konten Mahal

Judul seperti itu membuat pembaca berhenti sejenak dan ingin mengetahui isi tulisannya.

Karena itu, luangkan waktu untuk membuat judul yang kuat.

Bagaimana Menulis Bisa Menghasilkan Uang?

Ini pertanyaan yang paling sering ditanyakan.

Jawabannya sederhana:

Jangan fokus pada uang terlebih dahulu. Fokuslah pada kualitas dan manfaat tulisan.

Ketika tulisan bermanfaat, peluang akan datang dengan sendirinya.

Omjay merasakan sendiri bagaimana menulis membuka banyak pintu rezeki.

Di antaranya:

Honor artikel.

Penjualan buku.

Menjadi narasumber webinar.

Pelatihan menulis.

Monetisasi blog.

Kerja sama pendidikan.

Pembuatan konten digital.

Penguatan personal branding.

Banyak orang mengira uang datang dari tulisan secara langsung.

Padahal sering kali uang datang dari kepercayaan yang lahir karena tulisan kita.

Tulisan membangun reputasi.

Reputasi membangun kepercayaan.

Kepercayaan menghadirkan peluang.

Dan peluang menghadirkan rezeki.

Mulailah Hari Ini

Jika Anda sedang membaca artikel ini dan masih ragu untuk menulis, izinkan Omjay menyampaikan satu pesan sederhana.

Jangan menunggu sempurna.

Jangan menunggu punya laptop mahal.

Jangan menunggu menjadi ahli.

Mulailah dari apa yang Anda miliki hari ini.

Tulislah pengalaman hidup Anda.

Tulislah ilmu yang Anda miliki.

Tulislah kebaikan yang ingin Anda sebarkan.

Karena bisa jadi, tulisan sederhana yang Anda buat hari ini akan menjadi cahaya bagi kehidupan orang lain di masa depan.

Dan ketika tulisan itu memberi manfaat kepada banyak orang, rezeki akan menemukan jalannya sendiri.

Sebab pada akhirnya, menulis bukan hanya tentang menghasilkan uang.

Menulis adalah tentang meninggalkan jejak kebaikan yang tetap hidup meskipun suatu hari nanti kita sudah tiada.

Menulislah dengan hati. Menulislah setiap hari. Bagikan manfaatmu kepada dunia. Karena tulisan yang baik akan selalu menemukan pembacanya sendiri.

Salam blogger persahabatan
Wijaya Kusumah – omjay
Guru blogger indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Tinggalkan Balasan