Dua puluh satu hari lamanya
Sang induk mengerami telurnya
Bertapa mengharap datangnya keajaiban
Dari sang penguasa alam
Pada hari ke dua puluh dua
Suatu keajaiban benar terjadi
Satu demi satu kulit telur mulai retak
Muncullah sesosok makhluk kecil bersayap
Sesaat kemudian terdengarlah suara nyaring
Keluar dari mulut si makhluk kecil
Saling bersahutan memanggil sang induk
Mereka bahagia menyambut dunia
Anak ayam kecil yang penuh harap
Di bawah sayap sang induk
Yang siap lindungi anak-anaknya
Dari segala mara bahaya
Yogyakarta, 30 September 2021
Wuryanti









