IQRO’ AWAL PEMBELAJARAN SAINS

Terbaru1015 Dilihat

Wahyu pertama yang disampaikan kepada Rasul saw melalui malaikat Jibril adalah iqro’ yang artinya bacalah. Pada ayat pertama QS al Alaq, manusia mendapat perintah bacalah dengan menyebut asma Allah Yang Menciptakan. Di ayat ini sangat jelas adanya perintah membaca yang dapat berarti melihat, mengamati, menganilisa, membandingkan, mengkorelasi, dan memprediksi hal selanjutnya. Allah SWT di sini juga menumjukkan atas kuasa Nya. Manusia dengan indra dan otaknya diperintahkan mengamati alam yang merupakan ciptaan Nya.

Ciptaan Allah SWT disebut dengan makhluk dalam Bahasa Indonesia. Makhluk ada dua makhluk yang hidup dan makhluk tak hidup. Makhluk hidup mulai dari yang terkecil, virus, bakteri, protozoa, fungi, hingga makhluk hidup yang komleks manusia. Makhluk tak hidup seperti bumi, langit, matahari, bintang dan lainnya. Di sini menekankan bahwa pelajaran sains diawali dengan tauhid rububiyah, di mana Allah lah yang mengatur membina seluruh ciptaan Nya,

Dari iqro’ muncul keyakinan bahwa semua adalah ciptaan Nya termasuk manusia, Allah SWT maha segala dan meyakini bahwa manusia itu makhluk hidup tetapi selalu bangga dengan akalnya. Di sini Allah SWT langsung memberitahukan posisi manusia yang hina sebagai salah satu ciptaan Nya. Hal ini  tersebut di ayat kesdua yang artinya yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Sangat jelas kedudukan manusia begitu rendahnya bila dibandingkan Allah SWT. Sebab semua tahu bahwa darah merupakan benda yang menjijikkan, bila terkena di tubuh akan segera dihilangkan. Kesadaran posisi manusia inilah potensi untuk menumbuhkan sikap ketawadhu’an, rendah hati dan hilang sifat sombong atau tinggi hati. Sifat inilah yang harus muncul pada semua ilmuwan agar alam ini tetap lestari.

Tinggalkan Balasan