Oleh : Ardiansyah
Setelah dinyatakan lulus ujian masuk, dan mendaftar ulang di kampus putih pada tahun 1998, maka hal yang harus dipersiapkan berikutnya adalah mengikuti masa orientasi di kampus, atau yang dikenal disini dengan Pengenalan Program Studi (PPS) yang terdiri dari Pra – PPS dan PPSnya sendiri. Di masa-masa yang lalu, masa pengenalan kampus lebih dikenal dengan sebutan OSPEK, penuh beragam cerita seram soal perlakuan dari para senior. Hal ini kadang – kadang menimbulkan kecemasan bagi mahasiswa baru
Masa Pra PPS adalah masa persiapan untuk menuju pelaksanaan PPS. Waktu itu Pembukaan PPS dilaksanakan serentak bergabung dengan beberapa akademi keperawatan lainnya di kota Palembang kemudian pelaksanaannya dilakukan dikampus masing – masing
Banyak hal – hal lucu dan menegangkan yang terjadi selama masa PPS ini. PPS yang mengharuskan setiap maba (mahasiswa baru) berada di kampus sebelum pukul 06.00 pagi membuat beberapa orang teman tidak sempat sarapan pagi sehingga ada seorang teman yang menyimpan makanan di kantong celana trainingnya. Sialnya, saat berbaris di lapangan, minyak dari gorengan itu membekas pada celana training yang dipakainya dan terlihat oleh seorang senior sehingga ia dipanggil oleh senior tersebut dan disuruh menghabiskan makanan tersebut dan kemudian disuruh berlari keliling lapangan agar makanan itu cepat turun, hehehehe….. sampai disini jadi senyum – senyum sendiri di depan laptop
Cerita lucu lainnya adalah ketika kami disuruh membawa kacang hijau sebanyak 1999 butir dan harus dihitung ditambah dengan gula merah ukuran 2 x 2 cm. ternyata ada seorang teman yang membawa gula merah ukuran batok kelapa kemudian dipanggil oleh senior dan harus memotong gula tersebut dengan cara dimakan sampai ukuran 2 x 2, dan saat itu saya hamper tidak bisa menahan tawa karena yang bersangkutan mengunyah gula tersebut didepan kursi tempat saya duduk 😀
Pertanyaan saya saat itu, apakah kacang hijau tersebut digunakan untuk dimasak dan dibagikan dihari Jum’at, dan gula merah yang dibawa itu juga dipergunakan untuk pemanis kacang hijau tersebut ? Lalu bagaimana dengan gula merah yang kemaren digigit ? apakah ikut nyemplung juga ?? ahhh entah lahh hahahaha……….
PPS yang berlangsungpun akhirnya selesai, dan ditutup dengan pelaksanaan obor pancasila. Obor Pancasila adalah kegiatan yang rutin dilakukan di kampus – kampus keperawatan waktu itu pada saat penutupan kegiatan PPS. Petugas akan membacakan lima sila dari Pancasila, kemudian meletakkan masing – masing obor yang dibawa ke tumpukan kayu utama untuk membuat api unggun, dan setelah api unggun menyala, peserta akan melepas dan membakar atribut PPS dalam api unggun tersebut, dan berbaur bersama panitia












