CEMASKU

Puisi222 Dilihat

CEMASKUPUISI TELELET

By: Sri Sugiastuti

Kala senja tiba hati sibuk bicara
Mengapa kau tak bisa pura-pura
Mainkan saja satu episode sandiwara

Kau hadirkan hiruk pikuk di kalbu
Tak kuasa kuredam agar tak kelabu
Walapun ku sadari itu hal yang tabu
Jangan ajari aku supaya menyerbu

Kini kusadari semua akan sirna
Tenggelam dalam hati yang merana
Kala harus menepi dari dunia fana
Tiada lagi kerinduan saat berkelana
Takdir lah yang menjadi suatu sarana

Denting kehidupan berjalan gontai
Pupus sudah diiringi air mata berurai
Bayangmu bergelayut dengan lunglai
Mengapa hatiku harus kau bantai
Apakah ada curiga mu karena aku lalai ?
Cemasku tak bisa lagi membuatku santai

Hari berganti bulan melangkah pelan
Aku masih dalam bayang kecemasan
Memandang purnama dan keindahan
Esok mentari bersinar penuh harapan
Bayangmu datang mendekat dengan senyuman

Duhai pujaan kapan kau datang
Membelai ku dengan kasih sayang
Pada indah malam bertabur bintang
Mendekap penuh cinta yang pernah terbuang

Cemasku kau tak perlu hadir
Segeralah kau menyingkir
Aku tak mau terjungkir

Soloraya
29 Juni 2021.

Tinggalkan Balasan