KMAA-30

KMAA-30 Pantun Jalan Lusia Wijiatun Pulang sekolah istirahat Masak dulu pastilah sempat Dulu mudik naik pesawat Sekarang coba jalan darat   Pulang ke kota Jambi Dengan keluarga senanglah hati Menyeberang

KMAA-29

Pantun Pelajar Lusia Wijiatun Gerabah buatan pengrajin Dibuat dari tanah liat Belajarlah lebih rajin Pasti  sangat bermanfaat   Sudah lama tidak betemu Pertemuanpun harus diatur Buatlah jadwal kegiatanmu Agar kegiatanmu

KMAA-28

Pantun Nasihat Lusia Wijiatun Pohon  duku pohon rambutan Tanaman pengganggu itu benalu Ingat perilaku dan perbuatan Mau bicara pikirlah dulu   Menyiram tanaman di  taman Tamannya tumbuh bunga melati Kalau

KMAA-27

KMAA-27 Pantun  Senin Thamrin Dahlan Berkelok jalan kota Waringin Singgah sebentar di kota Kediri Perbanyak amalan di hari Senin Hati tergetar ingin memberi   Pantun Senin Lusia Wijiatun Datang ke

KMAA-25

Berbalas Pantun Sabtu Petang  YPTD Akar seruntun lilit benalu, Pokok markisa banyaklah duri, Belajar pantun janganlah malu, Budaya bangsa pasti lestari.(Mas Miftah)   Kalau pergi ke Bengkulu Ke pantai panjang

KMAA-26

Pantun Minggu Lusia Wijiatun Perilaku sering jadi sebutan Ucapan pun harus hati-hati Iman tanpa perbuatan Pada hakikatnya adalah mati   Buah belimbing buah kedondong Dibuat manisan tanpa cuka Janganlah bersikap

KMAA-24

Pantun Jujur Thamrin Dahlan Warga lansia belumlah uzur Karena teratur menjaga kesehatan Inilah rahasia hidup mujur Sikap jujur lebih diutamakan   Pantun Jujur Lusia Wijiatun   Senyum,sapa salam diucapkan Saat

KMAA-24

Berbalas Pantun Hari Jumat   Thamrin Dahlan Pergi merantau si anak kampung Kerahkan kekuatan ubah kehidupan Usyah risau pun pula murung Satelah kesulitan ada kemudahan   Lusia W Tugas piket

KMAA-23

KMAA-23   Pantun Sabar Thamrin Dahlan Pergi ke rimba kijang diburu Rimba cadas pesisir Sumbar Kenapa juga ter buru buru Tarik nafas amalkan sabar   Pantun Balas Lusia Wijiatun  

KMAA -22

Puisi  Waktu Lusia Wijiatun   Andaikan aku bisa memutar waktu Ingin rasanya aku kembali di masa lalu Masa kecil yang indah, terkadang lucu Mencuci, main, mandi di sungai   Jenihnya

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.