Jumat 28 AGUSTUS 2026
BANYAK BERSYUKUR, NIKMAT AKAN BERTAMBAH
Jumat, 28 Agustus 2026
15 Rabiulawal 1448 Hijriah
Hidup ini sesungguhnya dipenuhi nikmat Allah SWT. Nikmat kesehatan, kesempatan, keluarga, persahabatan, rezeki, keamanan, bahkan nikmat masih diberikan umur untuk memperbaiki diri. Sering kali manusia lebih mudah menghitung kekurangan daripada menghitung nikmat yang telah diterima. Padahal, setiap tarikan napas adalah karunia yang tidak mampu kita bayar dengan harta sebanyak apa pun.
Islam mengajarkan agar seorang Muslim senantiasa bersyukur. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an,
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(QS. Ibrahim: 7).
Ayat ini menjadi pengingat bahwa syukur bukan sekadar ucapan Alhamdulillah, tetapi juga kesadaran hati bahwa seluruh kebaikan berasal dari Allah SWT.
Bersyukur tidak berarti hidup tanpa masalah. Orang yang bersyukur tetap dapat menghadapi kesulitan, kehilangan, bahkan ujian kehidupan. Bedanya, ia tidak membiarkan ujian menghapus seluruh nikmat yang masih dimilikinya. Ketika sehat ia bersyukur, ketika sakit ia bersabar. Ketika mendapatkan rezeki ia bersyukur, ketika rezeki terasa sempit ia tetap berprasangka baik kepada Allah.
Syukur juga harus diwujudkan melalui perbuatan. Mata digunakan untuk melihat kebaikan, lisan digunakan untuk berkata baik, tangan digunakan untuk menolong, ilmu digunakan untuk mencerdaskan, dan harta digunakan untuk berbagi. Itulah syukur yang hidup—bukan hanya terucap di bibir, tetapi hadir dalam perilaku sehari-hari.

Mari kita belajar menjadi manusia yang tidak banyak mengeluh. Kurangi membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain. Sebab bisa jadi apa yang kita anggap biasa justru merupakan impian orang lain. Rumah sederhana, keluarga yang rukun, tubuh yang masih mampu bergerak, sahabat yang setia, dan kesempatan beribadah adalah nikmat besar yang terkadang baru kita sadari ketika semuanya berkurang.
Pada Jumat yang penuh keberkahan ini, marilah memperbanyak Alhamdulillah. Bersyukur atas masa lalu, mensyukuri hari ini, dan menyerahkan hari esok kepada Allah SWT. Semoga hati kita menjadi lapang, hidup menjadi berkah, dan setiap nikmat yang diterima menjadi jalan untuk berbagi kebaikan kepada sesama.
Jangan menunggu kehilangan untuk belajar menghargai. Hitunglah nikmat sebelum menghitung kekurangan. Banyak bersyukur, insyaallah hidup terasa lebih cukup dan hati menjadi lebih tenang.
Alhamdulillah atas segala nikmat-Mu, Ya Allah.
- Salam Takziem
- BHP 28 Agustus 2026
- Thamrin Dahlan & AI







