Atasan Atau Teman Tung Widut Bertemu dalam satu lingkaran Seorang atasan baru Dulu teman Menunggu tentangmu Pribadi baru Saat garis titah berubah Sapa pertama Masih seperti dulu Ramah Sapa Senyum Selengkapnya
Penulis: Widut
Kabut Pagi
Kabut Pagi Tung Widut Kabut membalut pagi Samar garis putih jalanan Laju roda berpacu dengan waktu Agar tak lagi terlambat Gerbang sekolah terkunci Terdengar lagu Indonesia Raya hampir usai Selengkapnya
Semilir Angin
Semilir Angin Tung Widut Rindu datangmu Semilir menerpa kulit Melambaikan helai rambut terurai Bercerita tentang dinginnya surga Angin Datang meredam rasa pan Mengganti seteguk minuman Penghilang dahaga Angin Berharap menyapa Selengkapnya
Pesta
Pesta Tung Widut Sayup terdengar irama lagu Sudah seharian Warga desa berduyun Dandanan menor Sandal hak tinggi Menggandeng suami Tenda besar Menyuguhkan senyum lusuh Berusaha bingar Pesta pernikahan Sajian khas Selengkapnya
Senja Segala Warna
Senja Segala Warna Tung Widut Senja tiba membawa warna Langit cerah berkuas indah Tempat terbit matahari Abu-abu gurat menjadi keunguan Awan putih samar berubah biru Jingga hinggap di atas gumpalan Selengkapnya
Menunggu
Menunggu Tung Widut Duduk diruang Menunggumu dalam detak waktu Dingin terasa Jenuh Jemu Tak sabar Panggilan nomer urut Semaki berharap Terus berlalu angka demi angka Sederet angka dibaca Melegakan Beranjak Selengkapnya
Berharap Pada Rembulan
Ini Berharap Pada Rembulan Tung Widut Rembulan Berharap kedatanganmu Bulat menyinari kemesraan Remang membuat tenang Mengembala rindu Pada hati yang kelu Senja cerah Menggelayut berangan Rembulan bersama bintang Menghias Selengkapnya
Pelaminan
Pelaminan Tung Widut Di atas pelaminan Mantan sepasang kekasih Berdiri bersanding Pengumuman tanda sah Ijab tadi pagi Senyum memgembang Irama riang Tamu berduyun datang Mendoa Samawa katanya Pesta belum diakhiri Selengkapnya
Bersamamu
Masih Bersamamu Tung Widut Aku masih dalam lingkarmu Mentap tajam seperti dulu Tak melupakan Tak meninggalkan Juga tak menghindar Masih seperti dulu Memuja dengan suka Hangat lekat Rindu Aku Selengkapnya
Bukan Dewa
Bukan Dewa Tung Widut Dia manusi biasa Bukan tanpa cela Bernafas atasNya Menapaki jalan kehidupan Menyosotkan mata rayu Berkeluh mengiba Dia memang lebih Takdir yang diberikan Mampu mengubah hidup Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









