Berkedip

  Berkedip Tung Widut Lampu yang semula terang Tiba-tiba gelam tanpa kata Jerit terdebgar seketika Ketakutan yang tak beralasan Terang datang tanpa tanda Riang melengking kegirangan Tak diberi aba-aba sama

Bersama

  Bersama Tung Widut Hari minggu tiba Saatnya mereka bersuka ria Mengisi pagi dengan menari Bersama teman sehobi Hari ini yang selalu dinanti Saat bersenang hati Aku diantara mereka yang

Karena Mu

KarenaMu Tung Widut Menghiba dalam lamunan Berjuta kesalahan terbayang di pelupuk mata Tak sengaja datang begitu jelas setiap menjelang terpejam Kepadamu meminta ketenangan Mengampuni dosa dari ruas sederhana Pada kisah

Seberkas Sinar Kecewa

Seberkas Sinar Kekecewaan Tung Widut Hari ini seharusnya menjadi hari bahagia Bagi kalian terakhir setelah 3 tahun bersama Melepas almamater yang telah membuatmu bisa Dipercaya perusahaan nantinya Tapi ternyata kau

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.