Tentang Senja

Tentang Senja Tung Widut Mentari lelah berjalan pada siang Waktunya persiapan memasuki gerbang malam Peraduan menunggu seharian Siap menyambut sang raja beristirahat Cahaya jingga mengintip dari balik awan Pesona terpancar

Selamat Pagi

  Selamat Pagi Harapan Tung Widut Pagi berselimut kabut Hamparan hijau berpetak berlatar gunung di jauh sana Samar terlihat dari kejauhan Seorang datang dengan jalan santai Tangan dipeganggang di belakang

Peluit Malam

Peluit Malam Tung Widut Sudah cukup malam Hening ada anatar jemgkerik dikejauhan Sesekali deru motor membelah pekat Malam hampir sempurna dengan 22.26 Terdengar peluit apnjang berkali-kali Tanpa deru ular besi

Jalan Kecilku

Jalan Kecilku Tung Widut Pagi menggeliat dalam dingin Kabut tebal selalu menyelimuti Sinar mentari semburat kuning manja Kala berpuluh petani sudah menyibak rasa jalan kecilku Subuh baru usai Pengguna sandal

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.