Apalagi dengan Mu Tung Widut Senyum masih menawan Keramahan dari sisi bibir masir terpancar Untuk apalagi semua disuguhkan Bila hanya sebuah lepalsuan Pergilah dengan keiklasan Semua disadari dari kebiasaan Hitam Selengkapnya
Penulis: Widut
Unik di Belakang Mudik Tung Widut Lebaran kurang tiga hari lagi. Sudah waktunya semua dipersiapkan untuk menyosongnya. Tak terkecuali para mahasiswa. Selama dua lebaran tak bisa mudik dengan aman. Harus Selengkapnya
Kerling Mata
Kerling Mata Tung Widut Temaram antara riuh kejujuran Ada permainan dibalik sorot mata Rahasia yang tak terencana Spontan mata mengkode pada bagiannya Isyarat mengikuti alur yang direncanakan Mata-mata nakal Menjerat Selengkapnya
Rembulan Kan Sirna
Rembulan Kan Sirna Tung Widut Kenalmu tak istimewa Kata santun rak menjamin menjadi istimewa Hanya sebuah pertemanan karena kecanggihan tekonolgi Sapa sekenanya tanpa makna berlebih Kala setiap saat bercengkerama Sebagai Selengkapnya
Rayu
Rayu Tyng Widut Manis gumpalan awan kata yang terucap Membuka hati agar tertambat Bukan rinai cinta yang diturukan Gericik jalan menuju tujuan Denting air gerimis mengikis hati Perlahan makna kata Selengkapnya
Ky Menanti Mu
Ku Menantimu Tung Widut Siang telah berlalu malampun berganti Berlaksa hari dilalui sendiri Tanpa kabar yang membuat berseri Tentangmu yang hilang bak di telan bumi Kebahagiaan bukan sekedar harta benda Selengkapnya
Jalanan
Keramaian Jalanan Tung Widut Putaran roda dari empat sisi Memgatarkan sang tuan sesuai tujuan Tak ada yang terlepas dari setiap sisi jalanan Kepentingan yang kadang kosong adanya Hari mulai berganti Selengkapnya
Boneka Boba
Boneka Boba Tung Widut Siang yang panas di hari puasa Menyapa dengan nada gembira Sang kakak pulang dari perantauan Membawa boba sebuah boneka Warna merah muda favorit sang adik Selengkapnya
Antri Kue
Antri Kue Hari Raya Tung Widut Hari raya kali ini patut dimeriahkan. Pemerintah resmi mengadakan cuti bersama tanggal 2-3 Mei 2022. Legalah bagi para ASN tidak harus mengadakan presensi Selengkapnya
Denting Hujan
Denting Hujan Tung Widut Mendung menggelantung tiba-tiba Menghitamkan langit membawa angin Meliukan memohonan rindang sekalipun Ketika tak mampu bertahan Tumbang menyerang makluk diam Rintik hujan mulai menyapa Berlarian Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- …
- 91
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










